Java Jazz Festival 2018

Java Jive dan Fariz RM Bawakan Aransemen Baru Lagu Dansa Yo Dansa

Purba Wirastama    •    04 Maret 2018 16:58 WIB
java jazz festival 2018
Java Jive dan Fariz RM Bawakan Aransemen Baru Lagu Dansa Yo Dansa
Fariz RM bersama Capung, Fatur, dan Danny Java Jive di panggung Java Jazz Festival 2018 (Medcom.id/Purba)

Jakarta: Grup musik Java Jive dan musisi solo Fariz RM tampil berkolaborasi di Java Jazz Festival 2018 pada sesi terakhir hari kedua. Dalam kesempatan ini, mereka mengenalkan lagu aransemen terbaru mereka berjudul Dansa Yo Dansa.

"Sudah ada yang mendengar streaming lagu Dansa Yo Dansa?" tanya Danny, vokalis Java Jive kepada ratusan penonton yang memenuhi arena panggung luar ruang sisi utara di JIExpo Kemayoran, Sabtu malam, 3 Maret 2018.

Tak terdengar jawaban mengiyakan. Danny pun bercerita bahwa lagu ini telah dirilis dan sudah tersedia di berbagai platform streaming.

Tanpa basi-basi lagi, Danny, Fatur, dan Fariz mengajak penonton di bagian depan yang duduk untuk berdiri dan berdansa bersama. Intro musik berbalut aransemen sentuhan funk dimainkan.

"Ini pertama kali kami bawakan lagu ini di panggung," ucap Danny.

Para penonton pun berdiri dan mendekat ke arah panggung. Penonton di bagian belakang yang berdiri juga ikut bergabung.

Java Jive dan Fariz RM Merekam Ulang Lagu Titiek Puspa

Lagu ini menjadi penampilan penutup panggung kolaborasi Java Jive dan Fariz RM malam itu. Sebelumnya mereka telah membawakan sekitar 10 lagu selama sejam sejak pukul 23.00 WIB. Semuanya adalah tembang romantis terpopuler mereka dari era 1980-an dan 1990-an.

Dansa Yo Dansa merupakan aransemen baru Java Jive atas lagu ciptaan Titiek Puspa yang dipopulerkan oleh The Rollies pada era akhir 1970-an. Fariz RM bergabung saat pengerjaan sedang berjalan. Akhirnya mereka mengerjakan aransemen baru ini bertujuh.

Kepada sejumlah wartawan di Java Jazz, bassist Noey menyebut mereka sudah punya nama baru untuk proyek kolaborasi ini. Nama ini akronim dari nama mereka masing-masing, yang juga merujuk ke tokoh antagonis dalam dongeng populer dari Timur Tengah.

"Kami sudah punya nama, Jafar (Java Jive - Fariz RM). Musuhnya Aladin," kelakar Noey.

Java Jazz Festival 2018 masih digelar hingga hari ini, Minggu, 4 Maret. Lauv dan Goo Goo Dolls menjadi penampil utama.




(DEV)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

2 weeks Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA