Dangdut Pantura vs Dangdut Milenium, Mana Lebih Disukai?

Nia Deviyana    •    23 Oktober 2016 22:00 WIB
dangdut
Dangdut Pantura vs Dangdut Milenium, Mana Lebih Disukai?
(Foto: Metrotvnews.com/Nia Deviyana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dangdut merupakan genre musik yang paling banyak terpengaruh oleh genre musik lainnya. Irama musiknya juga bergatung di mana dangdut tersebut didendangkan.

Tak mengherankan jika kemudian ada banyak jenis dangdut, mulai dari dangdut pantura, dangdut campursari, hingga dangdut milenium.

Masing-masing dangdut membawa ciri khasnya sendiri. Dangdut pantura atau yang lebih dikenal dengan dangdut koplo misalnya, punya ciri khas dengan akhiran kata "tarik mang" usai didendangkan. Itu karena, dangdut ini telah terpengaruh budaya masyarakat pantai utara, seperti Cirebon, Tegal, dan sebagainya.

Sementara dangdut campursari, lebih terpengaruh oleh budaya Jawa. Ini dapat dilihat dari asal penyanyi dan bahasa yang digunakan dalam lagu. Sebagai contoh lagu Sewu Kutho dan Stasiun Balapan yang didendangkan Didi Kempot.

Berbeda lagi dengan dangdut milenium yang umumnya diselipkan istilah-istilah yang sedang tren saat ini. Sebagai contoh, Sakitnya Tuh Di Sini yang dibawakan Cita-Citata.

Apapun jenis dangdutnya, kita sebaiknya tidak mendiskriminasi. Sebaliknya, harus mengapreasiasi. Sebab, semakin beragamnya jenis musik berirama melayu ini, maka dangdut bisa terus eksis di blantika musik Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Wahyu Nur Subiyakto, Production Manager Indosiar.

"Dengan tidak membatasi jenis dangdut, kita juga bisa semakin menemukan bakat-bakat yang berkompeten, yang diharapkan terus bisa memajukan musik ini," ujarnya dalam diskusi bertajuk Dangdut Pantura Vs Dangdut Milenium di acara Indonesia Broadcasting Expo (IBX) 2016.

Berdasarkan pengamatannya, Wahyu menambahkan dangdut tak pernah kehilangan peminatnya. Hanya saja pada 2009, dangdut sempat kurang populer jika dibandingkan dengan musik pop.

Barulah pada 2014, dangdut mulai terasa semarak. Adanya kontes-kontes dangdut di stasiun televisi berkontribusi terhadap hal tersebut. Bintang-bintang baru dari berbagai jenis dangdut menghidupkan kembali musik ini.

Dangdut tak hanya digemari penonton televisi, tetapi juga pendengar radio. Helsa Sukasah, dari Dahlia FM Bandung mengatakan, lima besar peringkat radio didominasi oleh radio-radio yang 50 persennya memutarkan lagu-lagu dangdut.

Ia mengatakan, baik dangdut Pantura maupun Milenium sama-sama banyak digemari.

Berdasarkan polling, lagu dangdut milenium Sakitnya Tuh Disini yang didendangkan Cita-Citata menjadi lagu yang paling sering diminta untuk diputar di radio oleh masyarakat Bandung. Untuk dangdut pantura, lagu yang digemari antara lain Keloas, Juragan Empang, dan Duda Araban.
(DEV)