Iga Massardi Berbagi Pengalaman Mengelola Barasuara

Elang Riki Yanuar    •    15 September 2018 08:07 WIB
barasuara band
Iga Massardi Berbagi Pengalaman Mengelola Barasuara
Iga Barasuara (Foto: Metrotvnews/Shindu)

Jakarta: Iga Massardi saat ini dikenal sebagai salah satu band populer Barasuara. Namun, butuh perjuangan tak mudah sebelum Iga meraih posisinya sekarang.

Sebelum membentuk Barasuara, Iga sempat tergabung dalam sejumlah grup musik seperti Soulvibe, Tika and The Dissidents dan The Trees and The Wild. Perjalanan itu membentuk Iga menjadi seorang musisi yang matang. Iga pun membagikan pengalaman bermusiknya ketika menjadi pembicara workshop Make Your Brand Coolest Not Clueluess di gerai Teh Pucuk Harum Soundrenaline 2018, belum lama ini.

"Barasuara juga seperti band lain mulai dari nol awalnya. Kami numpang latihan di rumah Marko. Dua tahun terus latihan tanpa manggung. Terus menabung lagu sampai dua tahun punya 5-6 lagu. Akhirnya dapat tawaran manggung sampai sekarang," kata Iga Massardi.

Menurut Iga, hal paling utama ketika membuat band adalah mematangkan musiknya terlebih dulu. Membuat musik berkualitas dan bagus tidaklah mudah. Karena itu, prosesnya bisa memakan waktu yang lama.

"Band itu lebih ke musiknya. Musik harus bagus dulu. Kadang kita memang tergoda untuk memikirka bikin kostum atau promosi sesuatu yang di luar musiknya. Padahal kalau musiknya bagus, orang tidak akan peduli sama kostumnya," papar Iga.

Setelah sukses dengan album pertama, Barasuara kini bersiap merilis album kedua. Iga sadar perjalanan Barasuara masih panjang. Tugas tidak mudah menanti mereka untuk terus mempertahankan konsistensi. Agar terus konsisten dan harmonis, Iga membuka kuping lebar-lebar terhadap masukan teman-temannya.

"Barasuara itu ada enam orang. Bagaimana caranya bikin semua orang merasa didengar pendapatnya. Sekonyol apapun ide teman dicoba tampung saja. Kalau langsung ditolak bisa jadi residu."

"Dari pengalaman gue, bikin band itu memang tidak gampang. Setiap beda punya kebutuhan berbeda-beda. Karena menjaga komitmen itu tidak ada rumusnya," tutup Iga.

 


(ELG)

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

3 days Ago

Dapat disimpulkan, Jerinx adalah korban dari sikap 'lancang' Via Vallen dan beberapa pe…

BERITA LAINNYA