Rachun Rilis Mini Album Yaudah

   •    03 Februari 2019 10:00 WIB
band indiemusik indonesia
Rachun Rilis Mini Album Yaudah
Rachun (Foto: rachunmusik)

Jakarta: Tidak ada resolusi yang paling bersahabat selain Yaudah bagi Rachun di awal tahun 2019. Yaudah menjadi EP keempat yang berisikan lima lagu.

Setelah merilis beberapa EP (extended play) atau yang sering kita sebut sebagai mini album, Rachun kembali  dengan EP teranyar mereka di awal tahun 2019. Album tersebut menjadi respons atas keluhan hidup, idealisme yang runtuh, dan rencana tak kunjung rampung tercapai. Yaudah seolah-olah menjawab album sebelumnya, Sans.

Sebelumnya, Rachun merilis album Sans yang berisikan lima lagu pada 2018 lalu. EP ketiga tersebut seperti menggambarkan perjalanan hidup anak muda yang sedang mengalami fase hidup di mana patah hati, keluarga yang pergi, dan genggap gempitanya hidup di kota bergumul terasa membosankan. Hidup harmonispun menjadi dambaan atas kelelahan pertanyaan yang tak terjawab.

Rachun hadir dengan demo pertama yang kental dengan nuansa rock yang berisikan lirik-lirik terdengar menceramahi fenomena sosial seperti kekuasaan pemerintah, kenakalan remaja, dan pengangguran. Kelugasannya berlanjut pada album kedua yang mengenang masa pemerintahan orde baru.

Proses pembuatan EP keempat Rachun, turut meliputi Firas (basis Rachun) yang menjalani operasi di tengah-tengah mastering EP Yaudah. Mau gimana lagi? Akhirnya pendapatan Rachun dari artwok singel Januari dialokasikan untuk perawatan anggota keluarga. Dan memang selalu ada kata "yaudah" di balik itu semua.

Beberapa nama seperti Riga (basis), Bismo (vokalis), Minem (drumer) dari grup musik rebel-rock-proletar yang bernama 1/4 turut terlibat membantu pengerjaan EP Rachun sebelumnya. Walaupun 1/4 sedang dalam pengerjaan album perdananya, Yaudah tetap menjadi perhatian Audi (gitaris) band tersebut yang merupakan teman lama personel Rachun.

Pesta perilisan EP Yaudah turut mengundang kawan-kawan makan malam pada 2 Februari  di POTSJAM, Duren Tiga, Jakarta Selatan sembari mendengarkan lima list lagu dengan segala keluh kesah mereka sebagai sebuah band yang tak kunjung merilis album perdananya. Dan lagi, bagi pecinta layanan musik streaming, EP Yaudah  yang berisikan Dalam Aksara, Januari, Pusaran, Dunia Maya, Ombak dan Pantai tersebut sudah dapat dinikmati pada 8 Februari 2019.
(Mardinal Afif)

 


(ELG)