Dewa Budjana Rilis Album Hasil Kolaborasi dengan Personel Dream Theater

Agustinus Shindu Alpito    •    10 Desember 2018 17:58 WIB
dewa budjana
Dewa Budjana Rilis Album Hasil Kolaborasi dengan Personel Dream Theater
Produser Lemmy Ibrahim (kiri), Dewa Budjana (tengah) dan moderator Frans Sartono (kanan) dalam peluncuran album Mahandini di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 10 Desember 2018 (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)

Jakarta: Gitaris berdarah Bali, Dewa Budjana, merilis album solo ke-sepuluh bertajuk Mahandini. Budjana melibatkan musisi-musisi top dunia dalam rekaman album ini. 

Mereka adalah Jordan Ruddes yang tidak lain keyboardist grup rock progresif Dream Theater, drummer Marco Minneman, bassist Mohini Dey, gitaris Mike Stern dan mantan gitaris Red Hot Chili Peppers John Frusciante.

Selain itu, Budjana juga melibatkan pesinden kontemporer, Soimah Pancawati. 

Proses rekaman dilakukan di Amerika Serikat. Album ini direkam secara langsung dan hanya memakan waktu rekaman satu hari. Total, terdapat tujuh lagu dalam Mahandini.

Para pemain diberi kesempatan untuk tiga kali take pada setiap lagu. Menariknya, mereka rekaman tanpa latihan sebelumnya. Para musisi berpedoman pada notasi-notasi lagu yang sudah ditulis oleh Budjana.

Budjana terbilang aktif dalam kiprah solonya, di tengah kesibukan bersama grup Gigi. Bagi Budjana, produktivitas bermusik adalah bagian dari terapi untuk kesehatan dirinya.

"Buat saya, dalam bermusik itu berkreasi, kalau tidak berkreasi seniman akan sakit. Berkarya adalah terapi yang baik untuk kesehatan kita. Kalau pikirin pasar, pasti jadi diam (enggak produktif) dan sakit. Entah sakit badan, pikiran atau jadi omongin orang," kata Budjana dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin, 10 Desember 2018.

Album Mahandini akan dirilis di Amerika Serikat, Jerman dan Jepang. Budjana berencana merilis piringan hitam album ini pada tahun depan.

Mahandini diambil dari dua kata, "maha" dan "nandini." "Maha" berarti besar, sedangkan "nandini" berarti kendaraan. Budjana memaknai Mahandini sebagai kendaraan yang besar. Judul itu dipilih karena sesuai fakta, Budjana bekerjasama dengan sosok-sosok besar di industri musik dunia.






(ASA)