Addie MS: Sulit Mengembalikan Kejayaan Musik Anak

   •    09 Maret 2018 17:40 WIB
Hari Musik Nasional
Addie MS: Sulit Mengembalikan Kejayaan Musik Anak
Sejumlah siswa bermain karawitan di ruang sekolah SD 3 Undaan lor, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Yusuf Nugroho)

Jakarta: Era tahun 90-an boleh dibilang sebagai masa jayanya musik anak. Bergenre dan bermateri lagu apa pun musik anak selalu punya tempat bagi penikmatnya.

Sayangnya hal itu tak berlangsung lama, di era serba canggih mengikuti perubahan zaman, musik anak seperti hilang peminat. Bahkan anak-anak sebagai sasaran utamanya tak lagi menikmati lagu yang dibuat untuk segmen mereka.

Musisi sekaligus komposer Addie MS mengaku dilematis jika membahas musik anak. Jika dulu sangat mudah mengomersialisasi musik anak untuk meraup untung, saat ini hal tersebut justru sulit terwujud.

"Sekarang anak kecil, balita saja sudah akrab dengan gawai. Anak kecil bisa menikmati musik dari luar negeri berbagai genre tanpa batasan konten dan lirik. Siapa yang bikin lagu anak dan dikomersilkan seperti dulu," kata Addie, melalui sambungan telepon dalam Newsline, Jumat, 9 Maret 2018.

Addie mengatakan zaman sudah berubah, sangat sulit bagi pencipta lagu anak berkompetisi dengan perkembangan teknologi.

Kalau pun ada, kata dia, pembuat lagu anak akan sulit bertahan jika hanya mengandalkan industri musik dengan membuat lagu dan berharap hits-nya meledak kemudian mendatangkan untung.

"Satu-satunya harapan insentif dari pemerintah. Berilah penghargaan. Mengharapkan rupiah dari komersialisasi lagu anak hanya mimpi. (Pembuat lagu anak) perlu insentif dari pemerintah," jelasnya.




(MEL)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA