Menjaga Warisan Musik Tanah Air

M Studio    •    04 Februari 2018 19:03 WIB
galeriindonesiakaya
Menjaga Warisan Musik Tanah Air
Pengunjung berburu koleksi piringan hitam di Blok M Square, Jakarta Selatan. Foto: MI/Ramdani

Jakarta: Musik menjadi elemen penting dalam kehidupan manusia, bahkan sejak zaman dahulu. Berbagai objek menjadi media untuk mendengarkan musik, salah satunya kaset atau piringan hitam.

Media musik yang telah diproduksi sejak dahulu memiliki seni tersendiri bagi para pecinta benda-benda antik, sekaligus untuk melestarikan perjalanan musik dari zaman ke zaman.

Program IDEnesia mengundang para kolektor media musik dari zaman ke zaman. Dari kaset atau piringan hitam, lagu dari masa ke masa, hingga alat musiknya.

Rian Ekky Pradipta atau akrab disapa Rian D’Masiv, kolektor piringan hitam dan alat musik vinyl. Rian memiliki banyak piringan hitam dari para penyanyi legendaris dan memiliki koleksi vinyl dari berbagai series.

Karena unik dan antik, piringan hitam dan vinyl merupakan bentuk perkembangan musik yang pertama kali menjadi hits. Apalagi Rian memiliki konsen dan profesi sebagai pemusik.

Selain Rian, ada David Tarigan, yang mengoleksi lagu-lagu jadul. Pemain film Garasi ini membuat Irama Musik sebagai bentuk pelestarian terhadap benda-benda antik dan bernilai seni tinggi.

Kecintaan dengan musiK jadul sejak Davis masih kecil. Selera musiknya tidak berubah. Baginya, musik adalah abadi. Selama apapun sebuah musik di produksi, tetap bisa dinikmati bahkan dilestarikan.

Tidak hanya mengundang para kolektor alat musik dan piring hitam, IDEnesia juga menghadirkan Ketua Museum Musik Indonesia Hengki. Museum Musik Indonesia memang terbilang baru di Indonesia, namun di sana ada banyak koleksi lagu, kaset, CD, bahkan piringan hitam lebih dari 16 ribu keping.

Pria yang telah mengoleksi berbagai perjalanan musik di Indonesia sejak 1950-an ini, membuka Museum Musik Indonesia dengan tujuan agar masyarakat dapat menikmati koleksi music yang ia miliki secara gratis.

Hengki ingin masyarakat juga melihat dan merasakan perjalanan musik di Indonesia bukan dari sekedar lagu, tapi juga objek medianya. Media musik dari radio, tipe recorder, CD, pirangan hitam, vinyl, hingga digital.

Meskipun untuk digitalnya di Museum Musik Indonesia masih minim, tapi cukup memberikan pengetahuan tentang sejarah musik.

Selengkapnya saksikan program IDEnesia episode Menjaga Warisan Musik Tanah Air, Minggu, 4 Februari 2018, pukul 21.30 WIB, hanya di Metro TV.


(TRK)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

6 days Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA