Meski Legal di California, Penyelenggara Coachella Tetap Larang Ganja

Cecylia Rura    •    09 Januari 2018 10:04 WIB
festival musik
Meski Legal di California, Penyelenggara Coachella Tetap Larang Ganja
Poster Coachella (Foto: Coachella.com)

California: Festival musik tahunan Coachellla melarang penggunaan ganja beserta produk turunannya dalam pesta musik tersebut. Peraturan tersebut tetap berlaku meski per 1 Januari 2018 lalu daun ganja sudah dilegalkan di California.

Ketentuan ini ditetapkan dan ditulis dalam kolom Q&A pada situs terkait.

"Maaf, ganja beserta produknya tidak diizinkan masuk ke dalam festival, baik di tahun 2018 dan seterusnya. Jika ada perubahan, kami akan melakukan pemberitahuan."

Menanggapi berita yang disiarkan NME, beberapa warganet menuliskan kekesalannya dalam kolom komentar berita dan tidak setuju dengan peraturan tersebut. Menurut mereka, mengonsumsi ganja sudah menjadi bagian dari budaya mereka terutama anak-anak di California saat akan menghadiri festival musik.

Gelaran festival musik tersohor tersebut akan diadakan di Empiro Polo Club di Indio, California selama dua akhir pekan pada bulan April. Minggu pertama akan mengambil pekan akhir di tanggal 13-15 April. Sementara minggu kedua akan mengambil waktu 20-22 April.

Minggu lalu, pihak penyelenggara acara telah mengumumkan daftar line-up yang akan mengisi dua pekan meriah tersebut. Di antaranya The Weeknd, Beyonce dan Eminem yang sudah mengonfirmasi akan memeriahkan acara.

Sementara itu, dalam daftar terselip nama musisi lain di antaranya SZA, HAIM, Migos, serta Tyle the Creator. Coachella juga akan menghadirkan St. Vincent, The War on Drugs David Byrne, alt-J dan ODESZA.




(ASA)