Sandhy Sondoro Patenkan Karya Musiknya di Jerman

Agustinus Shindu Alpito    •    20 September 2014 16:12 WIB
shandy sondoro
Sandhy Sondoro Patenkan Karya Musiknya di Jerman
Shandy Sondoro (Foto:Antara/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Guna mempertahankan hak cipta dari karya-karyanya, penyanyi Sandhy Sondoro memilih mendaftarkan hak cipta lagunya ke Jerman.

Bagi seniman, karya adalah bagian dari dirinya. Perwujudan apa yang ada di kepala dan hati. Sayangnya, banyak seniman  yang kurang mendapat penghargaan dari masyarakat atau sistem yang ada pada negara. Pembajakan, plagiarisme, dan berbagai aturan yang menyudutkan pekerja seni adalah hal yang harus dihadapi para seniman di Indonesia.

"Hak cipta, saya daftarkan di Jerman, karena saya warga Berlin dan seumur hidup akan jadi warga Berlin karena Jerman melindungi hak cipta dan karya saya. Dan itu jelas aman. Tahu sendiri ya negara Jerman. Indonesia masih berantakan (soal perlindungan hak cipta). Itulah (alasan) saya pilih jadi warga Berlin dan juga warga Indonesia," kata Sandhy yang ditemui di Senayan, Jakarta.

Perihal maraknya pembajakan karya musik di Indonesia, Sandhy melihat hal itu disebabkan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia secara umum.

"Saya menentang bajakan, tapi di Indonesia banyak orang enggak mampu dan ingin dengar musik. Buat sebagian orang, harga Rp30 ribu (kisaran harga album) mahal. Jadi, mereka download gratis," kata pengagum Steven Tyler itu.

Shandy menaruh harapan, ke depan nanti Indonesia akan menjadi negara yang ramah bagi pekerja seni.

"Saya di sini baru terjun (ke industri musik) dari 2009. Sebelum tahun itu, saya berkarier di Jerman. Harapannya buat induatri musik di Indonesia semakin maju, dari pendengarnya sampai seniman musiknya jadi semakin baik," doa Shandy.


(ROS)