Lika-liku Penggemar Ed Sheeran di Indonesia

Agustinus Shindu Alpito    •    14 Juni 2017 15:29 WIB
ed sheeran
Lika-liku Penggemar Ed Sheeran di Indonesia
Album Ed Sheeran (Foto: dok. Vemmy Budiati Pratiwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lebih dari sepuluh ribu tiket konser Ed Sheeran di Indonesia habis terjual hanya dalam waktu lima jam. Padahal, harga tiket yang dijual tidak bisa dibilang murah. Harga termurah tiket Ed Sheeran dijual Rp850 ribu, sedangkan paling mahal Rp2,6 juta. Penyanyi asal Inggris itu bukan saja populer di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Apa yang membuat Ed Sheeran begitu digandrungi?

Vemmy Budiati Pratiwi, anggota fanbase Ed Sheeran Indonesia, mengatakan bahwa dua daya tarik utama dari Sheeran adalah musikalitasnya dan pribadinya. Hal itu pula rasanya menjadi alasan bagi jutaan penggemar Ed Sheeran lainnya.

"Saya suka musik dan (kepribadian) orangnya. Dia baik, suka beramal," kata Vemmy saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (14/6/2017).

Lirik yang kuat ditambah musik yang "catchy" rasanya jadi alasan mengapa para idola itu begitu dicintai. Beberapa waktu lalu, Billboard merilis sebuah artikel yang mengungkap alasan di balik pesona Ed Sheeran. Salah satu hal menarik adalah adanya koneksi antara lagu dan perasaan penggemar.

"Saya (seperti) memiliki relasi dengan banyak lagu (Ed Sheeran) dan saya seperti mengetahui apa yang dia alami dalam kehidupannya yang saya rasa itu menginspirasi dia menulis lagu dengan topik-topik itu. Setiap penggemar yang saya temui memiliki interpretasi sendiri-sendiri soal lagu (Ed Sheeran), dan beberapa terkoneksi tentang perasaan kehilangan orang yang dicintai, juga soal orang yang mereka cintai meski mereka jauh dan (sama-sama) mendengarkan Ed Sheeran," kata Samantha Crofts, pemilik situs penggemar Ed Sheeran di Inggris, dalam wawancara dengan Billboard.


Album dan suvenir Ed Sheeran koleksi Vemmy Budiati Pratiwi (Foto: dok. Vemmy)

Seorang penggemar lainnya, Claire Staten, mengatakan hal serupa. Ada koneksi yang kuat tentang perasaan yang terjalin antara Ed Sheeran - musik yang dibawakannya - dan penggemar. Seperti sebuah hubungan perasaan yang tidak mudah dijelaskan.

"Dia menceritakan sebuah kisah (lewat lagu) dan Anda memiliki gambarannya di kepala. Itu yang membuat saya tertarik kepada dia. Ketika Anda mendengarkan sesuatu dan Anda bisa membayangkan perasaannya, itu seperti saat saya mendengarkan Cold Coffee dan This,Lagu itu adalah lagu di mana saya bisa duduk dan merasakan apa yang dia rasakan. Saya tidak mencoba untuk merasakan dengan tepat apa yang dia rasakan, tetapi itu terasa nyata dan menghadirkan emosional yang nyaman, ada (perasaan) rapuh - dan orang dapat merasakan bahwa dirinya juga dapat rapuh. Perasaan yang menyenangkan," kata Staten.

Baik Croft, Staten maupun Vemmy, sebenarnya bukan ABG dari segi usia. Mereka justru perempuan yang lahir di era kejayaan rock. Crofts berusia 24 tahun, sedangkan Vemmy berusia 28 tahun. Hal itu membuktikan bahwa apa yang dinyanyikan Ed Sheeran bukan hanya relevan bagi para ABG dan mereka yang masih duduk di bangku SMP atau SMA.

Menjadi penggemar berat musik tentu soal kepuasan batin. Hal itu yang membuat para penggemar rela melakukan apa saja sebagai wujud aktualisasi. Di Indonesia, Vemmy menjalani kehidupan sebagai seorang penggemar berat Ed Sheeran dengan segala lika-likunya.


Gambar Ed Sheeran karya Vemmy (Foto: dok. Vemmy)

Karakteristik militan penggemar berat terkadang jadi sasaran empuk para oportunis tak bertanggungjawab. Contoh nyatanya adalah para calo yang memanfaatkan militansi penggemar untuk menjual tiket konser dengan harga selangit. Peristiwa ini terjadi juga dalam konser Ed Sheeran di Indonesia, 9 November mendatang. Dari penelusuran kami di situs jual-beli OLX, calo menjual tiket kategori Festival A dengan harga Rp5,5 juta, dari harga asli Rp1,75 juta. Tiket mulai dijual dan habis pada Senin (12/6/2017). Besar kemungkinan calo menjual harga semakin tinggi mendekati konser, jika panitia tidak menambah kapasitas penonton dan menjual tiket tambahan.

Vemmy juga menceritakan bagaimana tiket konser Ed Sheeran benar-benar jadi buruan, hingga berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan tiket itu.

"Aku kemarin pakai tiga komputer dan pakai handphone (untuk membuka situs penjualan tiket Ed Sheeran). Kemarin sempat ada teman waktu masuk pakai komputer dia ada di urutan 22 ribu, tetapi untungnya pas pakai Android dia langsung bisa masuk dan bisa booking," kisah Vemmy.


Koleksi Ed Sheeran milik Vemmy Budiati Pratiwi (Foto: dok. pribadi)

Vemmy tampaknya bukan tipikal penggemar "karbitan." Dalam keseharian, dia menghayati betul kecintaannya pada Ed Sheeran.

"Kadang kami - para penggemar Ed Sheeran - membuat gambar Ed. Kemarin saya juga beli vinyl box set, CD, kalender, kalung Ed Sheeran. Sudah nge-fan banget, enggak apa-apa (mengeluarkan uang untuk itu). Kalau aku juga suka gambar-gambar Ed iseng-iseng," kata Vemmy.

Berkongsi di Grup WhatsApp dan Line

Seperti kisah-kisah para penggemar musik lainnya, selalu ada kecenderungan untuk berbagi dengan sesama penggemar. Hal itu juga dilakukan oleh penggemar Ed Sheeran di Indonesia. Vemmy menceritakan, setidaknya ada grup WhatsApp dan Line yang mengakomodasi komunikasi mereka. Anggota grup itu pun terdiri dari penggemar di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Surabaya, Medan, hingga Batam.

"Awalnya kami enggak kenal semua, terus kenalan via Twitter lewat akun Ed Sheeran Indonesia. Terus kami membentuk grup WhatsApp dan Line."


Penggemar Ed Sheeran (Foto: dok. Vemmy Budiati Pratiwi)

Grup penggemar yang diikuti Vemmy bukan grup resmi dari Ed Sheeran. Mereka adalah kumpulan penggemar Ed Sheeran yang berkoloni atas asas ingin saling berbagi. Tidak ada registrasi untuk bergabung dalam grup itu. Vemmy menceritakan, dengan adanya grup penggemar Ed Sheeran Indonesia, dia mendapat informasi lebih banyak seputar idolanya, salah satunya informasi soal tautan streaming konser Ed Sheeran di berbagai negara. Berkat kemajuan teknologi, para penggemar Ed Sheeran di Indonesia juga memburu akun-akun Instagram yang melakukan live streaming konser. Sehingga kerinduan mereka untuk melihat idolanya sedikit terobati.

Tidak ketinggalan, para penggemar juga sesekali mengulas kehidupan pribadi sang artis, "Biasanya yang suka gosip Ed Sheeran lagi dekat dengan siapa, itu yang cewek-cewek excited. Dalam grup kami juga ada anggota cowok."

Kedekatan antar penggemar melalui komunikasi di aplikasi pesan instan yang intens, membuat mereka sesekali melakukan kopi darat. "Kadang ada meet-up, tetapi aku enggak ikut karena aku tinggal di Surabaya. Tetapi besok sebelum konser kami akan ketemuan dulu. Janjian lewat Twitter, grup Line dan WhatsApp," kata Vemmy.

Konser Ed Sheeran di Indonesia Convention Exhibition adalah hilir dari penantian panjang para penggemar. Sosok yang mereka kagumi, sosok yang hanya dapat didengar lewat speaker dan dilihat melalui layar kaca, akhirnya dapat disaksikan secara nyata.

Tidak lama setelah mewawancarai Vemmy via telpon, dia mengirim sebuah gambar yang berisi tangkapan layar kicauan Ed Sheeran di Twittter.

"If you have been a fan of my music for 5 years or a fan of my music for 1 hour, it doesn't matter, what matters is that you're fan," tulis Ed Sheeran dalam gambar yang dikirim Vemmy.


 


(ELG)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

2 days Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA