Harapan Efek Rumah Kaca Tampil di SXSW 2018

Purba Wirastama    •    13 Februari 2018 19:24 WIB
efek rumah kaca band
Harapan Efek Rumah Kaca Tampil di SXSW 2018
Efek Rumah Kaca (Foto: medcom/shindu)

Jakarta: Akbar Bagus, drummer Efek Rumah Kaca mengaku sudah mengajukan lamaran untuk tampil di panggung musik SXSW Texas sejak 2015. Baru tahun ini lamaran tersebut diterima oleh tim kurator.

"Kami mengincar banget ke sana karena itu festival yang penting buat musisi. Dulu pernah mengajukan, mungkin belum terdeteksi oleh mereka. Baru tahun ini, alhamdulillah kami terpilih," kata Akbar  di XXI Club Djakarta Theatre, Selasa, 13 Februari 2018.

"Wacana (tampil di festival internasional) sih sudah lama. Kami ingin jadi bagian dari band internasional, main di mana-mana, keliling. Ternyata baru di sini (SXSW 2018), nih," imbuhnya.

Menurut Akbar, pihak SXSW tidak memberikan syarat khusus selama beberapa kali mereka mengajukan. Dari karya yang mereka kirim untuk tahun ini, lagu Putih dari album Sinestesia (2015) menjadi sorotan utama.

Karena ini kali pertama bagi ERK tampil dalam ajang serupa, misi mereka adalah kenalan dan membuka jejaring. Rencananya, mereka akan bermain dalam formasi sembilan orang di Esther's Follies Austin pada 16 Maret selama satu sesi 45 menit. SXSW sendiri berlangsung selama 10 hari pada 9-18 Maret.

"Kami akan mainkan lagu-lagu terbaik yang kami pilih karena durasinya cuma 45 menit. Kami akan pilih yang menurut kami penting dibawakan," ujar Akbar.

"Uniknya, karena kami pakai (lirik) bahasa Indonesia, mudah-mudahan setelah dari situ, ada pertanyaan, mungkin ingin tahu tadi ngomong apa, kalian siapa. Kami ingin ada perbincangan seperti itu. Kedua, kami ingin kenalan dengan label, penerbit segala macam," lanjutnya.

SXSW adalah salah satu gelaran konferensi dan festival internasional bergengsi yang berbasis di AS. Ajang ini sudah berjalan selama 30 tahun sejak 1987 dan mempertemukan berbagai kalangan di industri musik, film, dan media interaktif.

Pada 2017, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mulai bergabung ke SXSW dengan membuat stan bernama Archipelageek dan membawa sejumlah bisnis digital rintisan. Mereka juga akan menyokong musisi atau sineas yang karyanya terpilih oleh kurator SXSW.

Tahun lalu, grup indie rock Lightcraft terpilih untuk tampil. Tahun ini, selain ERK, ada Brian Imanuel dan Kimokal. Sebelumnya sudah ada beberapa grup lain seperti White Shoes And The Couples Company, The S.IG.I.T, serta Shaggydog.

Menurut Wakil Ketua Bekraf Ricky Persik, SXSW termasuk festival hispter globar terbesar yang punya reputasi baik.

"Ini merupakan platform atau market hub yang penting bagi karya, konten, ataupun pelaku kreatif Indonesia untuk mempromosikan diri mereka ke delegasi lain yang hadir di SXSW," kata Ricky dalam sesi jumpa pers di XXI Club Djakarta Theatre.

Bekraf membantu pendanaan kepergian ERK untuk urusan transportasi. ERK juga menggalang dana mandiri melalui konser dalam formasi lengkap bersama vokalis Cholil Mahmud selama dua pekan mendatang.

"Mereka (Bekraf) mendanai tiket dan segala macam. Kami butuh juga dana segar lain untuk keperluan di sana," ujar Akbar.

Harapannya, ERK dapat membuka jejaring baru demi bisa tampil di tempat lain.

"Kami ingin diundang lagi di tempat lain,  ingin jadi bagian dari band internasional, dari festival ini lalu ke mana lagi. Siapa tahu kayak Lightcraft, diundang kembali," tukas Akbar.


 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

5 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA