Produksi Album Kedua Fourtwnty Tetap Berjalan Berkat Urun Dana

Cecylia Rura    •    21 April 2018 16:20 WIB
Fourtwnty
Produksi Album Kedua Fourtwnty Tetap Berjalan Berkat Urun Dana
Fourtwnty (Foto: medcom/cecylia)

Jakarta: Fourtwnty kukuh dengan prinsipnya sebagai grup musik independen. Tanpa naungan label, Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots sukses menelurkan album kedua mereka, Ego dan Fungsi Otak. Album ini dilepas resmi pada Jumat, 20 April 2018, tepat delapan tahun sejak mereka digagas oleh gitaris Geisha, Roby Satria.

Album kedua Fourtwnty rencananya siap dirilis tahun lalu. Namun, banyaknya peminat album Fourtwnty membuat mereka terhenti pada tujuh karya untuk dikemas dalam album kedua. Seharusnya, ada sembilan karya yang masuk dalam album Ego dan Fungsi Otak.

"Sebenarnya album ini rilis dari tahun lalu harusnya. Cuma gara-gara, alhamdulilah rezeki yang diberikan Tuhan ke kami, paling lama kami di Jakarta empat hari, jadi enggak bisa, nih. Jadi album itu terpending, akhirnya kami kerjasama dengan Kolase.com dan yang lebih panik adalah lagu itu belum ada yang kami bikin albumnya sold out," kata Ari di Rumah Kajoe, Jakarta Selatan, Jumat, 20 April 2018.

Maulana selaku Founder dari Kolase.com menjelaskan, pihaknya mewadahi Fourtwnty untuk perilisan album tersebut dengan mengolaborasikan pihak-pihak terkait untuk mendukung proses pembuatan album kedua Fourtwnty.

"Kolase.com sebagai tempat kampanye untuk apa yang mau dibuat, baik itu album, maupun festival. Portalnya menghubungkan seperti artis dan audience atau siapapun untuk berkolaborasi dalam bidang seni," papar Maulana. Terkumpul dulu (dananya) baru diproduksi," papar Maulana.

Melalui Kolase.com, Fourtwnty berhasil mengumpulkan Rp99.200.000. Namun, sebenarnya dana yang dibutuhkan sebesar Rp100 juta.

"Kalau waktunya dikasih dikit lagi saja, itu bisa terkumpul," imbuh Maulana.

Keterlibatan sponsor dan pihak terkait termasuk 4.20 Society yang mendukung Fourtwnty melalui Kolase.com berhasil menjual 889 album yang dipesan sebelum album selesai diproduksi. Hal ini pun menguntungkan kedua belah pihak, baik penikmat musik Fourtwnty maupun tim Fourtwnty. Album tersebut dijual seharga Rp10 ribu per keping kepada konsumen sementara sisanya telah ditutupi dari dana hasil crowdfunding atau urunan.

Metode ini dilakukan Kolase.com sebagai bentuk gebrakan baru untuk musisi indie agar tak merugi ketika menelurkan album baru.

Dana yang terkumpul kemudian dipakai sebagai modal Fourtwnty melakukan rekaman. Sehingga, jelas ketika Fourtwnty menelurkan album tak ada yang tersisa alias ludes terjual. Pemesan album khusus ini pun mendapatkan album yang ditandatangi dan suvenir khusus.

Metode ini juga dilakukan oleh Fourtwnty ketika menggelar showcase perayaan anniversary ke-8 pada Jumat, 20 April 2018. Di mana dana terkumpul lebih dulu baru diselenggarakan showcase anniversary.

Selain merilis album kedua dan merayakan hari jadi Fourtwnty, di hari yang sama Fourtwnty juga memperkenalkan dua singel terbaru yang diperdengarkan secara terbatas yakni singel Kusut yang dipublikasikan melalui radio dan Kita Pasti Tua yang dipublikasikan melalui platform YouTube.

 
(ELG)