Apestronaut, Pentas Musik Baru yang Digadang sebagai 'Rumah' Instrumental Rock

Agustinus Shindu Alpito    •    31 Agustus 2017 19:13 WIB
musik indonesia
Apestronaut, Pentas Musik Baru yang Digadang sebagai 'Rumah' Instrumental Rock
Apestronaut (Foto: dok. Apestronaut)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekelompok penggiat musik instrumental rock berupaya membangkitkan ekosistem ranah musik mereka dengan membentuk pertunjukkan yang diproyeksikan berjalan secara berkala. Sebuah upaya logis dan cerdas yang diharap memiliki dampak berkelanjutan untuk melahirkan lebih banyak nama-nama baru dari ranah ini.

Acara bertajuk Apestronaut itu dirancang sedemikian rupa menjadi rumah baru bagi band instrumental rock.

Untuk seri perdana, Apestronaut Vol. 1 akan berlangsung pada Rabu, 20 September 2017 di Lost & Found Gastrobar, Jl. Taman Kemang 1 No. 6, Bangka, Jakarta Selatan. Mereka yang akan tampil adalah Sur Lommar John, Kalamantra, Ellipsis, Primata, dan Gaung. Tiket masuk dijual seharga Rp35 ribu. Acara dimulai pada pukul 19:00.

Dari keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com. Apestronaut lahir dari kegelisahan Rama Wirawan, gitaris Primata, atas ranah musik instrumental rock yang sepi dari kegiatan pertunjukkan, khususnya di Jakarta.

“Karena kalau di kota Bandung, langgam musik ini sepertinya sudah mendapat tempat yang cukup aman dalam skena. Itu bisa dilihat dari sangat banyaknya band instrumental yang lahir, tumbuh dan berkembang di sana, seperti Under The Big Bright Yellow Sun, Flukeminimix, dan lain-lain,” tukas Rama.



Melihat geliat musik instrumental rock yang dapat hidup dan berkembang di daerah lain, Rama tergerak untuk menyulut api itu di Jakarta. Dalam praktiknya, Apestronaut tidak menutup diri dengan genre lain. Untuk itu, dalam edisi perdana ini hadir grup non-instrumental Sir Lommar John dari Bekasi.

“Apestronaut” diambil dari kata “apes” (kera-kera) dan “astronaut” (antariksawan). Maknanya adalah pentas ini diharapkan jadi arena musik rock yang cadas, primitif, dan melayang-layang.


 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

3 days Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA