Barasuara Tutup Rangkaian Taifun Tour 2016 di Jakarta

Agustinus Shindu Alpito    •    16 Mei 2016 16:29 WIB
barasuara band
Barasuara Tutup Rangkaian Taifun Tour 2016 di Jakarta
(Foto: Davian Akbar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Grup rock Barasuara resmi menutup rangkaian tur enam kota yang bertajuk Taifun Tour 2016. Mereka berhasil menggelar konser di Yogyakarta, Malang, Surabaya, Solo, Bandung, dan Jakarta, pada periode 2-15 Mei 2016.

Aksi Barasuara dalam konser penutup di Gudang Sarinah, Jakarta, Minggu (15/5/2016) terasa spesial dan beda dari lima kota sebelumnya. Mereka berkolaborasi dengan brass section dan pemain synthesizer, membuat musik Barasuara terdegar lebih semarak.

Dimulai pukul 19:30, Barasuara membuka penampilan dengan singel Hagia. Secara garis besar, susunan lagu yang mereka bawakan dalam tur ini sama. Termasuk menyelipkan singel terbaru mereka yang berjudul Samara.

"Setiap kota pengalamannya berbeda-beda. Seperti saat di Yogyakarta, kami merasa dekat dengan penonton karena pertunjukan tanpa barikade dan tiket terjual habis. Kemudian di Malang, energinya nyambung. Meski ada barikade tetapi tetap gokil. Semua seru. Penonton di Malang lebih beringas dan sangat apresiatif. Karakter apresiasi tiap kota berbeda. Ketika di Solo, kami tampil di amphitheater, beda dari kota-kota lain. Penggemar banyak yang tidak bisa masuk karena kehabisan tiket dan tempat yang terbatas. Intinya, setiap kota memiliki karakter penonton yang berbeda dan semua seru," tukas bassist Gerald Situmorang, dalam jumpa pers di Gudang Sarinah sebelum memulai konser.

Jika dalam aksi di Jakarta Barasuara melibatkan brass section dan pemain synthesizer, di setiap kota mereka menyuguhkan aksi kolaborasi antara drummer Marco Steffiano dan adiknya, Enrico Octaviano.

Kehadiran Enrico membawa energi tersendiri, membuat nuansa perkusif pada lagu semakin terdengar bergelora.

"Awalnya, dari album memang ada beberapa part di lagu yang harus dimainkan lebih dari satu orang. Ada beberapa part yang kolektif. Adik gue pulang beberapa bulan sebelum tur dimulai (Enrico mengenyam pendidikan musik di Amerika Serikat). Pas sebelum tur, gue sempat drop. Akhirnya dalam beberapa penampilan sebelum tur minta digantikan adik gue. Menurut gue, adik gue karakternya cocok sama musik Barasuara. Akhirnya setelah main sama Barasuara, kami bareng-bareng bikin konsep. Dia (Enrico) gampang menerima materi karena memang lebih jago dari gue," aku Marco.

Meski tampil di venue yang sederhana, animo para penonton di Jakarta cukup tinggi. Mereka mulai mengantre masuk venue sejak maghrib. Saat di dalam, seluruh penonton pun terbilang interaktif, ditandai dengan ikut bernyanyi bersama sepanjang konser.

Dalam menjalani tur, Barasuara menggunakan transportasi bus. Mereka juga memboyong segala kebutuhan teknis, termasuk pengeras suara dan tata lampu ke tiap kota yang disinggahi. Apa yang dilakukan Barasuara seperti mengingatkan kita pada tur-tur grup musik rock dunia.

Dalam wawancara dengan Metrotvnews.com saat seri pertama Taifun Tour 2016 di Yogyakarta, awal Mei, Iga Massardi selaku pencetus grup musik ini mengungkapkan bahwa tur ini mereka maknai sebagai ujian konsistensi dan kekompakan Barasuara sebagai sebuah grup. Meski masing-masing personel telah memiliki nama yang kuat di dunia musik, terlepas dari status mereka sebagai penggawa Barasuara. (Barasuara: Tur adalah Ujian Bagi Grup Musik).


(DEV)

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

14 hours Ago

Perempuan 29 tahun itu mengawali debut karier sebagai penyanyi solo melalui singel Cinta Terbes…

BERITA LAINNYA