Selain Akad, 7 Lagu Ini Juga Bercerita tentang Fase Menuju Pernikahan

Agustinus Shindu Alpito    •    10 Oktober 2017 14:47 WIB
musik indonesia
Selain Akad, 7 Lagu Ini Juga Bercerita tentang Fase Menuju Pernikahan
Video klip Mercusuar (Foto: Youtube Kunto Aji)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lagu Akad dari Payung Teduh belakangan begitu populer. Di situs YouTube, berbagai genre cover Akad mudah ditemui. Mulai dari versi reggae, rock hingga punk.

Salah satu kekuatan lagu Akad terletak pada lirik. Lagu itu pada intinya mengisahkan keinginan seseorang untuk menikah dengan kekasihnya.

“Saya melihat orang di sosmed komentar ‘Kapan diajak nikah?’ Saya lihat orang se-desperate itu tentang pernikahan. Mengapa harus menunggu orang melamar. Lagu Akad itu saya bilang tamparan buat cewek, karena jahat kalau lo menunggu orang untuk melamar. Bilang saja, ‘Mas nikahin gue, kalau enggak kita udahan.’ Itu bukan ancaman tapi tantangan,” kata sang vokalis, Mohammad Istiqamah Djamad alias Is, Juli lalu.

Sebelum Akad, tema seputar pinangan atau ajakan untuk menikah sebenarnya sudah ada. Sejumlah grup dan penyanyi top pernah merilis lagu dengan tema serupa.

Metrotvnews.com memilih tujuh lagu yang mengangkat tema seputar ajakan untuk hidup bersama. Beberapa di antaranya tentu sudah cukup akrab di telinga penggemar musik Indonesia. Berikut ulasannya:


1. Pilihanku - Maliq & D’Essentials

Lagu Pilihanku berasal dari album Mata Hati Telinga yang dirilis Maliq & D’Essentials pada 2009. Lagu ini terdengar manis dan tepat menjadi lagu pengiring ketika melamar pasangan.  Simak penggalan lirik, “Maukah kau ‘tuk menjadi pilihanku, menjadi yang terakhir dalam hidupku. Maukah kau ‘tuk menjadi yang pertama, yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata.”

Dari segi aransemen, Pilihanku menyuguhkan musik pop yang easy listening. Ketukan drum yang tepat porsinya juga polesan synthesizer yang setia mengalun di sela-sela lagu. Dalam aksi panggung Maliq & D’Essentials, lagu ini cukup sering dibawakan dan selalu berhasil mengundang paduan suara masal dari penonton.


Sumber: Youtube Warner Music Indonesia

2. Hingga Ujung Waktu - Sheila On 7

Aransemen yang megah dengan latar string section berpadu dengan vokal lirih Duta menyanyikan lirik romantis. Itulah Hingga Ujung Waktu, lagu Sheila On 7 dari album 07 Des yang dirilis pada 2002.

Sheila On 7 berhasil membuat lagu bertema pinangan atau pengandaian hidup bersama tanpa terdengar gombal. Pemilihan kata dilakukan secara tepat, terdengar realistis dan jujur. Simak penggalan lirik ini, “Jika kau menjadi istriku nanti, pahami aku saat menangis. Saat kau menjadi istriku nanti, jangan pernah berhenti memilikiku hingga ujung waktu.”


Sumber: Youtube Sony Music Entertainment Indonesia


3. Kisah Romantis - Glenn Fredly

Tidak perlu diragukan lagi, Glenn adalah salah satu penulis lagu romantis terbaik di Indonesia. Lagu ini berisi lirik yang secara terang-terangan mengajak kekasih untuk menikah. Sebelum Akad lahir, Kisah Romantis lebih dulu eksis melantun di berbagai pesta pernikahan.

Dan dengarlah sayangku, aku mohon kau menikah denganku. Ya, hiduplah denganku, berbagi kisah hidup berdua,” bunyi bagian refrain lagu Kisah Romantis.


Sumber: Youtube Glenn Fredly Vevo


4. Menikahimu - Kahitna

Kahitna bisa dibilang satu-satunya grup yang memiliki katalog lagu cinta terlengkap yang mewakili segala situasi. Mulai dari lagu untuk pendekatan, lagu putus cinta, lagu saat pacaran, hingga lagu untuk meminang kekasih ke jenjang pernikahan! Bagi para hamba cinta, bohong jika tidak mendengarkan Kahitna.

Lagu Menikahimu berasal dari album Cinta Sudah Lewat yang dirilis pada 2003. Dalam album itu terdapat pula lagu hit tentang cinta lain, di antaranya Cinta Sudah Lewat, Tentang Diriku dan Tak Mampu Mendua.

Menikah denganku, menempatkan cinta, melintasi perjalanan usia. Menikah denganmu, menetapkan jiwa, bertahtakan kesetiaan cinta selamanya,” bunyi lirik Menikahimu.


Sumber: Youtube Berlian Entertainment


5. Pinangan - Abenk Alter

Jika Hingga Ujung Waktu dan Menikahimu dikemas dengan aransemen bertempo pelan, tidak dengan Pinangan dari Abenk Alter.

Abenk Alter adalah penyanyi solo sekaligus seniman visual. Sebelumnya dia dikenal sebagai vokalis Soulvibe. Pinangan sendiri berasal dari album debut Abenk Alter, Selamat Datang.

Dengan aransemen up-beat, lagu ini cukup membuat badan serasa ingin bergoyang. Liriknya pun secara gamblang bercerita tentang hati yang dipenuhi cinta untuk mengajak pasangan menikah.

Maukah kamu jadi pendamping hidupku? Bersama mengarungi ruang dan waktu, berdua hanya kau dan aku. Ini pinanganku, bukti kesungguhanku. Hiduplah bersamaku, jalani sisa hidupmu denganku,” bunyi lirik Pinangan.


Sumber: Youtube Abenk Alter


6. Mercusuar - Kunto Aji

Lagu dari album debut Kunto Aji ini benar-benar memikat. Pasalnya, Kunto Aji mampu menyampaikan rasa keyakinannya untuk hidup selamanya dengan pasangan dengan puitis. Kunto menyematkan berbagai kiasan tanpa terdengar cheesy. Juga aransemen yang catchy di telinga.

Kapalku t’lah bersauh. Aku tak ingin jauh. Padamulah aku akan berlabuh,” bunyi lirik Mercusuar.

Belum berhenti sampai di situ, pada akhir lagu Kunto menyematkan lirik yang terdengar sangat romantis, “Dari yang sudah-sudah, hanya kaulah arti rumah.”


Sumber: Youtube Kunto Aji


7. Nyali - Naif

Nyali merupakan lagu dari grup musik Naif. Lagu ini terdapat dalam album Televisi yang dirilis pada 2007. Lagu ini berbeda dari lagu bertema “pinangan” lainnya. Naif mengambil sudut pandang pria yang hendak melamar, dengan segala problematika emosional yang harus dilaluinya ketika mengambil pilihan untuk hidup selamanya bersama sang kekasih. Lagu ini secara gamblang menceritakan bahwa untuk meminang kekasih, cinta dan kasih sayang saja tidak cukup. Sang pria harus benar-benar memiliki nyali!

Tuhan beri aku nyali untuk mengucapkan janji sehidup semati, aku tak ingin lagi membuatnya menunggu untuk sesuatu yang tak pasti,” begitulah penggalan lirik lagu Nyali.


Sumber: Youtube Netmediatama


 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA