Dian Piesesha Ingin Menyejukkan Hati lewat Lagu Religi

Elang Riki Yanuar    •    08 Juni 2018 09:00 WIB
Lagu ReligiDian Piesesha
Dian Piesesha Ingin Menyejukkan Hati lewat Lagu Religi
Dian Piesesha (Foto: Medcom/Elang)

Jakarta: Meski ramadan segera berakhir, penyanyi senior Dian Piesesha tak mau melewatkannya begitu saja. Penyanyi yang terkenal sejak 1980-an ini merilis lagu religi berjudul Ya Allah.

Lagu ini sebenarnya sudah diciptakan Dian sejak lama, tapi aransemen barunya dibuat Leonard Kristanto satu pekan sebelum ramadan kemarin. Prosesnya pun terbilang singkat. Dian menjalani rekaman sesaat sebelum berbuka puasa. Lagu ini akhirnya dirilis melalui JK Records, label milik Leonard Kristanto atau akrab disapa Nyo.

"Sebetulnya dulu sudah direkam cuma musiknya beda. Dulu (musiknya) lebih cepat. Mungkin kalau ini lagu dibikin slow jadi lebih manis," kata Dian Piesesha saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Lagu Ya Allah merupakan ajakan penyanyi bernama asli Dida Diah Daniar ini untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan. Lirik lagu ini didapat Dian ketika menjalani umrah beberapa tahun lalu.

"Menceritakan tentang bagaimana kita bersyukur selalu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak meninggalkan kewajiban yang sudah ditentukan di dalam agama Islam. Dengan melakukan kewajiban itu ternyata rasa gundah, rasa sedih itu hilang, jadi yang datang itu rasa damai," jelasnya.

Dian pun berharap lagu Ya Allah membuat hati para pendengarnya menjadi lebih sejuk dan damai. Terlebih lagi, Indonesia tak lama lagi memasuki tahun politik yang rentan membuat orang terpecah belah dan terlibat konflik.  

"Untuk menyejukkan hati saja. Apalagi di bulan Ramadan ini mau menuju ke politik yang tahu sendiri. Mudah-mudahan jadi penyejuk saja bahwa duniawi itu hanya sekejap, sementara saja. Jadi kita harus ingat, enggak boleh terlalu keras," tutupnya.

 


(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

2 weeks Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA