Duet Musisi Belanda Meriahkan Panggung The Papandayan

Gervin Nathaniel Purba    •    27 Agustus 2018 16:15 WIB
festival musik
Duet Musisi Belanda Meriahkan Panggung The Papandayan
Violis Shin Sihan dan Pianis Anne Brackman tampil di di TP Stage The Papandayan. (Foto: Dok. The Papandayan)

Bandung: The Papandayan bersama Erasmus Huis menghadirkan duet biola-piano pemenang Dutch Classical Talent Award 2017. Mereka adalah Shin Sihan sebagai pemain biola dan Anne Brackman sebagai pemain piano. Musisi ini tampil di TP Stage The Papandayan pada Minggu, 26 Agustus 2018.

Violis Shin Sihan berduet bersama pianis Anne Brackman dan memenangkan Dutch Classical Talent Award 2017. Setelah itu mereka mengadakan tur di 11 tempat konser besar di Belanda. Pada Agustus 2018 ini mereka menyelenggarakan tur di beberapa kota di Indonesia.

Director of Eramus Huis, Michael Rauner mengatakan Bandung dipilih sebagai lokasi tur karena Bandung memiliki sejarah tersendiri dengan Belanda, mulai dari budaya, arsitektur, dan kesenian. Sementara itu, alasan memilih TP Stage The Papandayan lantaran The Papandayan sering menggelar acara musik dari berbagai genre setiap minggunya dan memiliki panggung khusus.

"Mereka juga mendapatkan referensi dari musisi-musisi yang pernah tampil di TP Stage, sehingga tertarik untuk menyelenggarakan konser duet biola-piano pemenang Dutch Classical Talent Award 2017 ini di TP Stage, The Papandayan," ujar Michael dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Agustus 2018. 


Kiri ke kanan: Michael Rauner (Director of Erasmus Huis), Anne Brackman (Pianis), Shin Sihan (Violis), Bobby Renaldi (General Manager The Papandayan), dan Venche Manuhut (Kurator TP Stage). (Foto: Dok. The Papandayan)


Dalam penampilan tadi malam, mereka membawakan beberapa repetoire dari K Szymanowski, Tchaikovsky, C Debussy, E Chausson, dan C Frank. Gesekan biola Shin Sihan dan alunan piano classic yang dibawakan Anne Brackman, menjadi satu kesatuan yang indah. 

Para penonton seakan tersihir dengan permainan indah yang mereka bawakan. Panggung TP Stage pun pada malam itu semakin semarak dengan tepuk tangan para penonton diakhir permainan duet biola-piano mereka.

Shin Sihan (1994) merupakan pemain biola berbakat. Ia mulai mempelajari biola sejak usia enam tahun. Shin dua kali meraih juara pertama pada Iordens Violin Day (2006 dan 2008) dan menjadi pemenang utama serta penerima penghargaan Bach Sonderpreis pada Internationale Wettbewerb f?r Violiner Kloster Sch?ntal, Jerman yang ke-12 (2007). Pada 2013 Shin keluar sebagai juara kedua dan meraih penghargaan NTR Publieksprijs pada Dutch Violin Concours Oscar Back yang ke-24.

Sedangkan Anne Brackman (1995) mulai belajar suling pada usia 3 tahun pada ibunya Josine Brackman-Pijnacker Hordijk dan pada usia 6 tahun, dia belajar piano pada neneknya Frieda Brackman-Hoogerwerf. Anne belajar piano pada Frank van de Laar di Conservatory of Amsterdam, dimana ia berhasil meraih gelar Bachelor pada 2017. Anne banyak menerima penghargaan, antara lain Benelux Fluitconcours (2004), Rotterdamse Piano Driedaagse (2005), National Concours van de Stichting Jong Muzieektalent Netherland dan Prinses Christina Concours (2012). Pada 2014 Anne menerima penghargaan Bredius Foundation Prijs pada saat International Piano Competition for Young Mucisians.


(ROS)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

6 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA