Matthew Whitaker Trio Kembali Pukau Penonton di Hari Kedua Java Jazz 2018

Cecylia Rura    •    03 Maret 2018 19:19 WIB
java jazzjava jazz festival 2018
Matthew Whitaker Trio Kembali Pukau Penonton di Hari Kedua Java Jazz 2018
Matthew Whitaker (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Musisi Matthew Whitaker Trio kembali menghibur penonton lewat aksinya yang kedua di hari kedua Java Jazz International Festival 2018 pada Sabtu, 2 Maret. Matthew bersama dua rekan, bassist dan drummer memainkan lagu-lagu andalannya.

Matthew Whitaker dijadwalkan memulai aksinya pukul 17.30 WIB di Tebs Hall (Hall D1). Matthew cs membawakan nada- ada segar di menit pembuka. Setelah menyajikan musik klasik segar pada lima menit pertama, Matt melakukan interaksi dengan penonton, mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya.

"Apa kabar? Ini penampilan saya yang kedua di festival ini," kata Matthew, dilanjutkan dengan lagu More Today and Yesterday, singel yang cukup upbeat, tetapi tetap dibawakan dengan tenang.

"Terima kasih banyak. Saya Matthew Whitaker, usia 16 tahun. Ini kali pertama saya mengunjungi Indonesia," sapa Matt kepada penonton.


Matthew Whitaker (Foto: Medcom/Cecylia)

Trio musisi itu membawakan sejumlah lagu yang tiap menit seolah menarik animo penonton melakukan standing applause, antara lain Gotcha Now, My Favorite Things dan I'll Be Around.

Tiba pada singel Mas Que Nada, Matthew cs membawakan nada-nada bertempo cepat ala musik latin untuk berdansa. Semangat Matt dalam membunyikan tuts piano nada per nada dan berganti keyboard selama beraksi selalu tampak. Tak lupa ia mengucapkan, "Terima kasih banyak" di setiap akhir penampilan.

"Anda ingin mendengar musik blues? Ini dia Groovin Blues," ucap Matt sambil memainkan piano dengan atraktif.


Matthew Whitaker Trio (Foto: Medcom/Purba)

Matt cs melanjutkan aksinya lewat singel Got A Match dan nada-nada menggelegar. Matt lalu memainkan keyboard dan piano bersamaan.

Seperti yang sudah ditebak beberapa penonon dan sesuai jadwal, Matt cs tiba pada menit terakhir.

"Sayangnya, ini adalah lagu terakhir. Terima kasih sudah mengabadikan ini di media sosial. Ini dia lagu terakhir dari kami, terima kasih banyak!" teriak Matt dari atas panggung.

Usai memberi salam perpisahan kepada penonton, Matthew Whitaker Trio membungkukkan badan. Namun, mereka menawarkan satu aksi bonus.

"One more?" tanya Matt.

"Yeah!" sahut penonton yang kembali duduk setelah memberikan standing applause.

Matthew Whitaker Trio menutup aksi mereka pukul 19.30 WIB lewat beberapa menit.


Matthew Whitaker Trio (Foto: Medcom/Cecylia)

Sebagai informasi, saat ini Matt tengah menempuh pendidikan musik mempelajari piano klasik dan drum di Filomen M. D'Agostino Greenberg Music School of the Lighthouse Guild di New York City.

Matthew Whitaker merupakan musisi tunanetra berbakat yang tumbuh bersama musik. Saat berusia 3 tahun, sang kakek menghadiahkannya sebuah keyboard Yamaha.

 


(ELG)