Menanti Album Ketiga Payung Teduh

Dzulfikri Putra Malawi    •    28 Mei 2017 10:12 WIB
payung teduh
Menanti Album Ketiga Payung Teduh
Personel Payung Teduh, Is (Foto:Metrotvnews.com/Agustinus Shindu A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak ada materi baru dalam penggarapan album orkestra bertajuk Live at Yamaha Live and Loud. Semua diambil dari dua album sebelumnya, Selftitled  (2010) dan Dunia Batas  (2012). Kini, band yang dimotori M Istiqamah Djamad alias Is (gitaris/vokalis), Abdul Aziz Turhan alias Comi (kontrabasis), Alejandro Saksakame alias Cito (drumer), dan Ivan Penwyn (pemain guitalele) tengah mempersiapkan album ketiga.

Jarak yang cukup lama itu disebabkan jadwal panggung mereka yang padat. Dalam sebulan mereka bisa tampil 17 kali. Padahal materi album ketiga sudah mulai dipersiapkan sejak 2014.

"Kami tidak menyangka musik sederhana Payung Teduh mendapat apresiasi sebesar ini hingga kami sulit untuk membuat lagu karena waktu yang terbatas. Padahal, saya selalu membuat lagu dari hasil kontemplasi yang saya hadapi saat belum banyak manggung, sekarang sudah susah waktunya," ungkap Is saat bertemu Kotak Musik beberapa waktu lalu.

Senada dengan Is, para personel yang lain juga mengutarakan kegelisahan untuk berkarya seperti mereka masih bebas. Musik sederhana yang mereka usung kini menjadi tanggung jawab yang harus diperhitungkan kepada pendengar.

Hal ini paling dirasakan Cito. "Dulu kami main pakai cajon enak-enak saja, bikin lagu sederhana saja. Sekarang saya harus memperhitungkan kalau main seperti ini (pakai drum) akan sama enaknya atau tidak," lanjut Cito.

Tentunya tantangan tersebut harus mereka lalui sebagai bentuk ujian bagi band yang kian cemerlang di industri musik Tanah Air. Tidak banyak band yang mampu bertengger pada situasi mereka, yaitu hampir seluruh isi lagu dapat dinyanyikan bersama.

Penyesuaian musikal hingga sikap sebagai band yang bersinar memang bukan menjadi hal yang mudah untuk dilalui. "Kami selalu berkaca dari mana kami berasal dan bagaimana musik kami terbentuk, semuanya hasil kejujuran bermusik kami," papar Is.

Sembilan

Beberapa waktu lalu, lagu berjudul Akad  yang mengisi album ketiga, sudah menjadi daftar lagu yang dibawakan dalam aksi panggung mereka. Akad menjadi salah satu dari sembilan lagu yang akan hadir di album ketiga nanti.

'Bila nanti saatnya telah tiba/ ku ingin kau menjadi istriku/ berjalan bersamamu dalam teriknya hujan/ berlarian ke sana kemari dan tertawa.... Begitulah petikan liriknya.

Mereka mengaku, mulai 2017 jumlah manggung dibatasi menjadi 12 kali dalam sebulan. Semua dilakukan agar pekerjaan rumah menuntaskan album ketiga dapat segera terwujud. Is mengaku sudah ada tiga nama yang sudah siap dijadikan tajuk album ketiga.

Terkait dengan proses penciptaan lagu, Is mengungkapkan proses pembuatan lagu yang paling personal bagi dirinya bertajuk Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan. Kisah tersebut bisa Anda nikmati dalam Kotak Musik Ramadan yang akan tayang nanti malam (28/5) di Metro TV mulai pukul 22.05 WIB. 


(DEV)