Cerita tentang Album Baru Maliq & D'Essentials

Anindya Legia Putri    •    22 Mei 2017 13:49 WIB
maliq & d essential
Cerita tentang Album Baru Maliq & D'Essentials
Maliq & D`Essentials merilis album Senandung Senandika (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Tangerang: Radio 101.4 Trax FM Jakarta dan PopHariIni.com menyelenggarakan acara Traxkustik, berbarengan dengan peluncuran album baru Maliq & D'Essentials, Senandung Senandika.

"Album ini cukup berbeda dari album-album kami sebelumnya. Di album ini kita sudah tahu bagaimana cara efektif membuat album, yakni dengan lagunya dahulu, baru kita cari liriknya. Album ini juga dibuat tidak terburu-buru, yakni selama 4 bulan," ucap Indah, vokalis Maliq & D'Essentials, saat ditemui di lokasi acara di Summarecon Mal Serpong, Tangerang, Minggu, 21 Mei 2017.

Di album ketujuh ini, Maliq & D'Essentials menyuguhkan sembilan lagu dengan dengan tema dan aransemen beragam. Misalnya, lagu pembuka berjudul Sayap. Menurut Maliq, lagu tersebut mempunyai aransemen dan bentuk lagu yang paling berbeda di antara yang lain, yakni terdapat elemen musik rock. Lagu bertajuk Idola yang begitu sendu menceritakan tentang perjuangan orang tua, serta Kapur melantunkan tentang guru, pahlawan tanpa tanda jasa.

Berbicara mengenai sampul album, Maliq & D'Essentials bekerja sama dengan seniman muda dari Bali, Natisa Jones. Natisa menginterpretasikan lagu-lagu dalam album tersebut menjadi sebuat lukisan dengan acrylic ink, graphite, dan charcoal.

"Natisa mengatakan kepada kami bahwa lukisan tersebut bercerita tentang kehidupan manusia. Ia pun menginterpretasikan lagu kami melalui lukisan tersebut," ujar Indah.

Bertempat di Downtown Walk Unity Stage Summarecon Mal Serpong, Traxkustik Pop Hari Ini Edisi Senandung Senandika tak hanya menampilkan Maliq & D'Essentials, tapi juga dimeriahkan Laid This Nite, The Trees and The Wild, serta Hivi. Keempat musisi tersebut mewarnai Minggu malam Anak Trax sejak pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.


(ROS)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA