Java Jazz Festival 2019 Targetkan 115 Ribu Penonton

Purba Wirastama    •    16 Januari 2019 20:17 WIB
Java Jazz Festival 2019
Java Jazz Festival 2019 Targetkan 115 Ribu Penonton
Dewi Gontha (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Java Jazz Festival 2019 menargetkan jumlah penjualan tiket atau penonton festival mencapai angka 110 ribu hingga 115 ribu. Target kuantitas ini telah dicapai oleh festival sejak beberapa tahun terakhir.

"Kalau traffic penjualan tiket, target kami 110 ribu sampai 115 ribu," kata Direktur Utama Java Festival Production Dewi Gontha di Kemang, Rabu, 16 Januari 2019.

"Sebenarnya, beberapa tahun ini kami sudah konstan dengan traffic sekian. Kami berharap sama dan berharap regenerasi penonton untuk tahun ini sehingga mendapatkan penonton muda lebih banyak," jelas Dewi.

Menurut Dewi, JJF biasa dikenal sebagai festival musik bagi penonton dewasa. Setidaknya sejak tahun lalu, JFP selaku penyelenggara telah merombak sejumlah aspek untuk menarik penonton lebih muda.

Mereka juga mengundang musisi lebih muda atau musisi dengan genre variatif, tetapi tetap punya kaitan dengan jazz. Harapannya, penonton baru bisa datang dan mengenal festival jazz dengan lebih mudah.

"Dulu, Java Jazz dikenal sebagai festival untuk penonton yang lebih dewasa. Sekarang kami rombak program, tema, dan tampilan sehingga kami juga menarik audiens muda, tetapi tetap menjangkau audiens yang selama ini setiap kepada festival," ungkap Dewi.

Dewi juga menyebut bahwa JJF 2019 punya lebih banyak penampil yang mendapat sorotan, selain tiga penampil spesial Gabi Wilson alias H.E.R., Raveena, dan Toto. Karena itu, penonton harus sudah tahu sejak awal penampil mana yang hendak mereka simak.

"Tahun ini kalau orang datang, harus sudah tahu mau nonton apa. Kalau  enggak, ya ketinggalan semua," tukas Dewi.

Java Jazz Festival 2019 akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 1-3 Maret. Tiket harian ke arena festival dijual mulai Rp750 ribu. Tiket untuk penampilan spesial dijual mulai Rp125 ribu hingga Rp355 ribu.

 


(ELG)