Taylor Swift Gunakan Teknologi Pengenal Wajah untuk Buru Penguntit

Cecylia Rura    •    14 Desember 2018 10:44 WIB
taylor swift
Taylor Swift Gunakan Teknologi Pengenal Wajah untuk Buru Penguntit
Taylor Swift (Foto: Getty Images/Kevin Mazur)

Pasadena: Kerap berurusan dengan para penguntit membuat Taylor Swift melakukan pengamanan ketat. Yang terbaru, musisi asal Pennsylvania itu menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat melangsungkan konser di Rose Bowl, Pasadena, California pada 18 Mei lalu.

Seperti dilaporkan Rolling Stone, kamera tersembunyi terselip di sebuah booth yang menampilkan klip sesi latihan Taylor Swift. Kamera itu memindai wajah penonton yang melewati booth. Hasil data dikirimkan ke pos komando di Nashville dan dicocokkan dengan ratusan data penguntit Taylor Swift.

"Semua orang yang melintas akan berhenti dan menyaksikan klip, dan perangkat lunak mulai bekerja," kata Mike Downing, Kepala Petugas Keamanan Oak View Group, dewan penasehat untuk tempat konser termasuk Madison Square Garden dan Forum di Los Angeles.

Pada awal Desember, seorang pria dipenjara selama 6 bulan setelah mengaku bersalah atas tuduhan pencurian di kediaman Taylor di New York. Dua tahun lalu, penguntit Taylor Swift tertangkap dalam konser di Austin, Texas, setelah dia meneror Taylor Swift dan keluarga melalui email.

Jumlah penguntit Taylor Swift termasuk yang terbanyak dibanding para artis lain. Berbagai metode dilakukan kerap kali dilakukan untuk membobol rumah sang idola.

Sebelumnya, Frank Andrew Hoover penguntit yang mengancam akan membunuh Taylor Swift dikenakan percobaan masa tahanan 10 tahun. Ada juga Julius Sandrock yang sempat ditahan pihak kepolisian karena tertangkap tengah mengawasi kediaman Taylor di Beverly Hills sambil mengenakan masker dan membawa pisau.
 


(ASA)