Siasat Produsen Gitar Gibson Bangkit dari Kebangkrutan

Cecylia Rura    •    05 Mei 2018 18:23 WIB
musikgitar gibson
Siasat Produsen Gitar Gibson Bangkit dari Kebangkrutan
Liam Gallagher bersama gitar Gibson (Foto: instagram)

Jakarta: Pabrik gitar ikonik asal Amerika, Gibson kini dikabarkan nyaris bangkrut. Dilansir dari CNN Money, Sabtu, 5 Mei 2018, utang perusahaan Gibson berkisar USD100 juta (Rp1,3 Triliun) hingga USD500 juta (Rp6,8 Triliun). Paparan angka ini mengacu pada laporan Delware pada Selasa lalu.

Menghadapi situasi ini, Gibson memiliki siasat khusus. Pihak Gibson akan melikuidasi bisnis elektronik konsumernya, yang menjual headphone, speaker dan aksesori. Pihaknya juga akan melakukan re-organisasi instrumen musik dan bisnis audio profesionalnya lewat sistem yang lebih stabil.

"Gibson akan muncul dari Babak 11 dengan pembiayaan modal kerja, utang material yang lebih sedikit, serta platform yang fokus pada instrumen musik yang kuat," bunyi pernyataan pihak Gibson dalam keterangan pers kepada CNN Money.

Karyawan Gibson sendiri dikabarkan berjumlah kurang dari 900 pegawai.

Produk gitar perusahaan yang berdiri di Nashville sejak 1894 itu telah dipakai oleh sejumlah musisi ternama. Seperti produk gitar elektrik Les Paul, yang sekaligus laris manis sepanjang waktu, telah digunakan oleh Jimmy Page, Eric Clapton, dan Pete Townshend.

Selain gitar, Gibson ikut memasarkan produk piano brand Baldwin dan brand Wurlitzer yang dikenal memproduksi alat musik piano, organ, dan jukebox.

Awal tahun ini, pihak Standard & Poor's (S&P) menurunkan peringkat Gibson karena khawatir tidak dapat melunasi utangnya.

Lembaga pemeringkat mengatakan bahwa Gibson terus menghadapi dampak dari peraturan impor dan ekspor pada bahan rosewood, komponen penting dalam banyak gitar.

Selain Gibson, perusahaan gitar lainnya dikabarkan ikut menghadapi hal yang sama.

S&P mengatakan dalam laporan baru-baru ini bahwa ada rantai ritel risiko Guitar Center yang mungkin tidak dapat menstabilkan kinerja operasi dan meningkatkan laba untuk memenuhi kewajiban utangnya.


(ELG)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

6 days Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA