Mantan Gitaris Motorhead "Fast" Eddie Clarke Tutup Usia

Cecylia Rura    •    12 Januari 2018 11:37 WIB
motorhead
Mantan Gitaris Motorhead
Eddie Clarke (Foto: via decibelmagazine)

London: Mantan gitaris band cadas asal Inggris Motörhead meninggal dunia pada Rabu, 10 Januari 2018. Clarke meninggal di usia 67 tahun setelah dirawat di rumah sakit akibat menderita pneumonia atau dikenal dengan paru-paru basah. Kabar duka ini diumumkan melalui laman resmi akun Facebook mereka.

Clarke adalah satu-satunya personel yang tersisa dan paling tenar di antara member Motörhead. Ia konsisten bermain di enam album pertama, termasuk Ace of Spades yang masuk dalam daftar album Hall of Fame.

Di samping gitaris, ia juga berperan sebagai lead vocal untuk lima lagu Motörhead antara lain Beer Drinkers and Hell Raisers, I'm Your Witchdoctor, Step Down, Stone Dead Forever (alternative version), dan Emergency, singel yang masuk dalam album EP (extended play) The St. Valentine's Day Massacre dalam side-B. Penampilan terakhir Clarke dengan Motörhead beralangsung di New York Palladium pada 14 Mei 1982.

Gitaris musik cadas tersebut kemudian membentuk band baru yang diberi nama Fastway, bersama bassist UFO, Pete Way. Nama Fastway merupakan penggabungan kedua nama musikus tersebut.

Mendengar kabar duka kawan sejawatnya berpulang, gitaris Phil Campbell mengungkapkan belasungkawa. "Baru saja mendengar kabar duka bahwa Fast Eddie Clarke telah berpulang. Cukup mengagetkan, ia akan dikenang lewat permainan riff yang ikonik. Ia adalah sosok rocker sejati. Damai di sana Eddie," ungkap Phil dalam pengumuman yang diunggah di Facebook.

Semasa hidupnya, pemilik nama lengkap Edward Allan Clarke tersebut telah berkarier di dunia musik selama 44 tahun dan menelurkan 17 album. Dalam catatan riwayat bermusik, Clarke lebih banyak menghasilkan karya bersama Fastway.

Sebelumnya bersama band terdahulunya, Motörhead, Clarke telah bermusik sejak Juni 1975. Band tersebut dimotori Clarke bersama tiga personel lain, Ian "Lemmy" Kilmister, Larry Wallis dan Lucas Fox. Motörhead acap kali dianggap sebagai pendahulu munculnya warna baru musik cadas di Inggris yang menghidupkan kembali nyawa band heavy metal di akhir 1970-an dan awal 1980-an.

Motörhead sendiri telah merilis 22 album studio, 10 rekaman live, 12 album kompilasi dan lima album EP sepanjang karier bermusik selama 40 tahun.


(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA