Giliran Liam Payne Mengaku Depresi ketika Jalani Tur One Direction

Agustinus Shindu Alpito    •    22 November 2017 13:31 WIB
liam payne
Giliran Liam Payne Mengaku Depresi ketika Jalani Tur One Direction
Liam Payne Mengaku Depresi ketika Jalani Tur One Direction (Foto: Billboard)

London: Masalah depresi bukan saja dialami oleh Zayn Malik yang pada akhirnya memutuskan hengkang dari One Direction. Personel One Direction lain, Liam Payne, baru-baru ini angkat bicara terkait masalah depresi.

Dalam wawancara dengan media The Sun, Liam mengatakan dia mengalami depresi saat tur terakhir One Direction sebelum vakum.

“Jujur, saya seperti tidak sanggup melakukan tur sebanyak apa yang kami lakukan di One Direction,” kata Liam.

“Saya harus tampil dan memasang senyum bahagia pada wajah saya dan lalu bernyanyi, jujur terkadang itu seperti memakai kostum, pergi keluar dan mengenakan kostum, orang tidak benar-benar tahu apa yang di balik kostum itu.”

Bagi Liam, hiatus One Direction adalah jalan terbaik untuk membuat mereka lepas dari depresi dan kejenuhan yang membelenggu.

“Meski saya tahu para penggemar tidak marah akan hal ini (hiatus), kami membutuhkan itu. Kami butuh sedikit waktu dan jarak di antara kami. Kami butuh titik realisasi untuk menemukan kecintaan melakukan hal itu lagi (bermusik bersama One Direction), di samping menjadikan ini sebagai sebuah pekerjaan.”

Setelah One Direction vakum, Liam menjalani karier solo. Dia juga menjadi ayah, memiliki anak bernama Bear dari hubungannya dengan kekasihnya, Cheryl.


(DEV)