Hal yang Membuat Promotor Kepincut pada Tulus

Cecylia Rura    •    06 Februari 2019 00:46 WIB
tulus
Hal yang Membuat Promotor Kepincut pada Tulus
Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Anas, CEO Rajawali Indonesia menjadi promotor konser Monokrom kedua Tulus di Jakarta. Dia menilai, Tulus memiliki kualitas musik berkelas.

"Tulus saya kira dia punya sesuatu yang unik. Jadi, lagu-lagunya something different, berbeda. Pilihan diksinya pun tidak umum. Jadi itu yang membuat dia memiliki segmentasi tersendiri," kata Anas di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Februari 2019.

Rajawali Indonesia sebelumnya menggandeng beberapa musisi luar negeri papan atas untuk menggelar konser di Indonesia, sebut saja Mariah Carey dan Megadeth. Untuk musisi Indonesia, Tulus dinilai sudah menjadi paket komplet seorang seniman berbicara tentang topik belenggu kehidupan. Tidak heran pria berdarah Minangkabau itu menjadi salah satu panutan milenial.

"Saya melihat Tulus ini ikon milenial dan punya fans garis keras saya menyebutnya. Dan Alhamdulillah terbukti bahwa penjualan tiketnya diburu oleh para penggemar Tulus dan memang jaminan musikalitas Tulus, menurut saya berkelas ya," sambungnya.

Dalam konser Monokrom kali ini, Tulus tidak hanya membawakan lagu-lagu di album ketiga, tetapi beberapa nomor di album pertama dan kedua. Para kolaborator tidak hanya dari kalangan musisi tetapi turut menggandeng Papermoon Puppet Theatre, pentas wayang boneka yang tersohor dari Yogyakarta.

Sejak loket tiket dibuka akhir Desember lalu, tiket konser Tulus telah terjual sekitar 4.500 tiket. Nantinya pengunjung yang kehabisan tiket dapat berburu tiket on the spot dengan kuota 250 tiket.

Konser Monokrom kedua Tulus akan digelar pada Rabu, 6 Februari 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

 


(ASA)