Danilla Bermain dengan Ego di Album Kedua

Agustinus Shindu Alpito    •    12 Juli 2017 19:08 WIB
danilla
Danilla Bermain dengan Ego di Album Kedua
Danilla (Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga tahun lalu, Danilla merilis album perdana berjudul Telisik. Album itu memberi kesan mendalam akan sosok Danilla. Dia mencoba menawarkan sesuatu yang cukup berbeda dari apa yang diberikan musisi solo perempuan kebanyakan, sebuah lagu-lagu bernuansa gelap dengan vokal yang pekat.

Telisik  membawa Danilla berkelana ke panggung-panggung musik seantero Indonesia. Kini, Danilla tengah mempersiapkan album kedua. Sebuah album di mana dia mengeluarkan egonya habis-habisan. Jika Telisik adalah perkenalan yang manis, akankah album kedua menjadi sebuah pendekatan yang membawa pendengarnya ke tempat yang belum pernah dibayangkan sebelumnya?

“(Album kedua ini adalah) ego. Gue punya ego yang enggak bisa gue keluarkan sembarangan di depan orang.”

“Jadi, bagaimana ego itu gue masak menjadi karya musik, gue ingin mengajak orang untuk berpetualang ke ego gue, soal pengalaman apa yang pernah terjadi dan musik gue,” kata Danilla saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/7/2017).

Rencananya, album itu akan dirilis dalam waktu dekat ini. Danilla menjamin bahwa album kedua dirilis sebelum pesta musik akbar Soundrenaline 2017 digelar. Soundrenaline 2017 sendiri akan digelar pada 9-10 September 2017 di Garuda Wisnu Kencana, Bali.

“Pas di Soundrenaline aku sudah membawakan materi album kedua. Itu sudah menjadi mandatory.”

Ego yang dimaksud Danilla adalah bagaimana dia menumpahkan segala kegundahan dan gagasan-gagasannya yang tidak tersampaikan secara gamblang dalam kesehariannya. Bahkan, Danilla turut menyuarakan kecintaannya pada lingkungan hidup melalui musik.

“Di sini lebih banyak (sisi) gelapnya. Ini peringatan juga untuk gue sendiri, terutama soal sikap mencintai tumbuhan dan binatang. Apa sih yang sebenarnya bisa gue lakukan selain menolong kucing di tengah jalan yang sudah mati? Akhirnya gue menuang itu lewat karya. Bahwa di bumi ini banyak orang jahat dan baik, kita bisa memilih untuk menjadi yang mana,” papar Danilla.

Dalam proses pengerjaan album kedua, Danilla masih melibatkan sosok penting di balik lahirnya album Telisik, Lafa Pratomo. Dalam beberapa kesempatan, di album ini Danilla mengatakan lebih banyak campur tangan untuk urusan musikalitas, termasuk penulisan lagu, dibandingkan dengan album Telisik.

Pada akhir 2016, Danilla merilis Kalapuna, sebuah singel yang menjadi jembatan menuju album keduanya. Dalam kolom keterangan official Audio Kalapuna  yang diunggah ke YouTube, Danilla memberikan penjelasan bahwa lagu itu dia tulis pada pertengahan 2015, dan melibatkan permainan gitar dari Lafa Pratomo, juga permainan drum dari Dimas Pradipta.


(DEV)

Tanggapan Payung Teduh Soal Perubahan Musikalitas

Tanggapan Payung Teduh Soal Perubahan Musikalitas

18 hours Ago

Ada yang bilang, ‘Mas lagu lo jelek banget, asli!’ Gue bilang saja, ‘Makasih,…

BERITA LAINNYA