Paul McCartney Peringatkan Masa Depan Musik Inggris dalam Bahaya

Cecylia Rura    •    11 Januari 2018 19:04 WIB
paul mccartney
Paul McCartney Peringatkan Masa Depan Musik Inggris dalam Bahaya
Paul Mccartney (Foto: gettyimages)

London: Paul McCartney mendukung kampanye baru yang berusaha menahan penutupan tempat musik di Inggris. Ia bahkan telah memperingatkan bahwa masa depan musik dalam bahaya. Lewat dukungan pentolan grup The Beatles ini terhadap kampanye parlementer terbaru diharapkan dapat menyelamatkan tempat bermusik di Inggris dari penutupan.

McCartney telah memberikan dukungannya pada inisiatif musik, bersama anggota parlemen senior Partai Buruh John Spellar yang memperkenalkan Rancangan Undang Undang (RUU) perencanaan baru di House of Commons hari ini, Kamis, 10 Januari 2018. Hal itu dilakukan sebagai upaya menerapkan prinsip agen perubahan ke dalam hukum yang berlaku di Inggris.

Jika diimplementasikan, prinsip tersebut akan memaksa para developer untuk mempertimbangkan dampak dari setiap skema baru terhadap bisnis yang sudah ada, seperti tempat musik, sebelum melanjutkan rencana mereka.

Bebicara menjelang peluncuran kampanye ini, McCartney menjanjikan dukungan penuh tuntutan dari Spellar.

"Tanpa klub akar rumput, pub dan tempat musik karier saya bisa saja sangat berbeda," ucap McCartney dilansir dari laman NME.

"Jika kita tidak mendukung musik pada tingkat ini, maka masa depan musik pada skala umum dalam bahaya."

Kampanye musik Inggris diluncurkan hari ini lewat sebuah pertemuan dengan para pendukung di luar Gedung Parlemen di London pusat. Ada juga penggemar dari penabuh drum Pink Floyd, Nick Mason, Billy Bragg dan Tom Watson MP di antara tokoh-tokoh terkemuka untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap kampanye tersebut.

 


(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

2 weeks Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA