Kisah Di Balik 10 Lagu dalam Album Baru Anggun, Termasuk soal Salah Pilih Pemimpin

Agustinus Shindu Alpito    •    12 Desember 2017 19:21 WIB
anggun c sasmi
Kisah Di Balik 10 Lagu dalam Album Baru Anggun, Termasuk soal Salah Pilih Pemimpin
Anggun (Foto: dok. manajemen anggun)

Jakarta: Anggun Cipta Sasmi akhirnya merilis album 8 pada 8 Desember 2017. Album ini terdiri dari sepuluh lagu berbahasa Inggris.

Dalam keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com, Anggun menceritakan tema besar dari tiap-tiap lagu dalam album 8. Dari situ terlihat bagaimana Anggun bukan saja bernyanyi soal apa yang terjadi pada dirinya, tetapi dia juga menyulutkan api semangat pendengarnya untuk hidup positif dan berani mengambil keputusan besar dalam hidup yang didasari nurani.


1. No Promise

Lagu ini menolak stereotipe kisah bahagia dalam dongeng yang banyak menjadi obsesi perempuan. Lewat lirik No Promise, Anggun ingin memberikan pandangan bahwa kebahagian bukan semata diukur dari cincin tunangan dan pernikahan. Perempuan bisa membangun kebahagiaannya sendiri dengan memahami apa itu cinta sejati.

2. What We Remember

Berangkat dari tema besar bahwa hidup ini cuma satu kali dan hidup itu sendiri tidak kekal, sehingga apa yang bisa kita lakukan hanyalah mengenang apa yang telah kita lakukan. Agar kita memiliki kenangan yang positif, tentu kita harus melakukan hal-hal baik dalam kehidupan.

3. The Good is Back

Perpisahan bukan hal yang mudah untuk dilewati, tetapi kita bisa punya kekuatan untuk bangkit dan melakukan hal yang baik. Ini merupakan anthem bagi perempuan-perempuan kuat yang mengalami patah hati, untuk mengingatkan mereka bahwa kita selalu bisa mengubah segala sesuatu di sekitar kita dan menyembuhkan luka patah hati.

4. Righteous

Saat ini kita hidup dalam era di mana informasi datang bertubi-tubi, di sisi lain kita dihadapi pada hal sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan.

5. Alive

Lagu ini menceritakan bagaimana kecemasan kita soal kehidupan cinta. Kebanyakan dari kita takut untuk patah hati dan takut tidak mendapatkan pasangan. Tetapi bagi saya hati itu ada untuk merasakah setiap hal, termasuk soal kebahagiaan dan rasa sakit. Saat kita bisa merasakan itu semua, kita tahu bahwa kita hidup.



6. Medicine and Meditation

Kita terlalu sibuk akan berbagai teori tentang bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan. Setiap manusia dilahirkan dengan karakter yang berbeda-beda. Pertama kita harus mengenal diri kita sendiri dan juga cara kita untuk menyelesaikan persoalan yang kita hadapi.

7. Inhuman

Ada beberapa fakta bahwa pada saat ini manusia memilih pemimpin yang salah. Terkadang politik di luar akal sehat saya. Banyak tragedi mengerikan terjadi di depan mata saya dan itu membuat saya takut. Saya seperti hanya melihat manusia, bukan kemanusiaan.

8. Forget Her

Sebuah "alpha female moment" klasik saat perempuan mendapatkan teritorial pribadinya.

9. Oceans

Hidup adalah soal keseimbangan. Beri ruang lebih pada mereka yang mencintaimu tanpa menampik bahwa ada yang membencimu. Lagu ini mengingatkan bahwa tidak ada seorangpun yang bisa membenci kita jika kita tidak mengizinkan kebencian itu tumbuh dan meracuni kita. Kita selalu punya pilihan dan kekuatan untuk bangkit.

10. Thank You

Selalu ingat bahwa kita harus bersyukur.

 


(ELG)