Tampil di Synchronize Festival 2017, Ebiet G Ade Dua Kali Terkejut

Elang Riki Yanuar    •    07 Oktober 2017 23:30 WIB
synchronize festivalsynchronize festival 2017
Tampil di Synchronize Festival 2017, Ebiet G Ade Dua Kali Terkejut
Ebiet G Ade (Foto: metrotvnews/elang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sabtu, 7 Oktober 2017 bisa jadi malam tak terlupakan bagi Ebiet G Ade. Penyanyi balada legendaris Indonesia ini mendapat dua kejutan sekaligus ketika tampil di Synchronize Festival 2017.

Ebiet G Ade tampil di Synchronize Festival 2017 hari kedua, Sabtu (7/10/2017). Ebiet mengisi panggung District Stage yang sebelumnya diisi band Indishce Party, Bangkutaman dan Adhitia Sofyan.

Kejutan pertama yang dirasakan Ebiet adalah kehadiran penonton yang kebanyakan anak-anak muda. Sebagai musisi yang berkiprah sejak akhir 1970-an, pendengar musik Ebiet tentu kebanyakan orang-orang tua.

Orang-orang yang berjubel menyaksikan musisi 63 tahun itu mungkin biasanya mendengarkan musik Adera, anak Ebiet yang juga terjun ke dunia musik. Ebiet pun memanggil penontonnya dengan sebutan, 'adik'.

"Saya tak menyangka yang bersedia berkumpul di sini adalah anak-anak muda. Mendapat penghargaan dari anak-anak muda adalah anugerah. Semoga adik-adik dapat hadiah karena membahagiakan orangtua," kata Ebiet setengah bercanda.

Ebiet membawakan lagu-lagu hitnya seperti Jakarta I, Cerita Cinta Suminah dan Tukang Sapu hingga Camelia III. Di luar dugaan, penonton ternyata ikut bernyanyi.

Di tengah penampilannya, tibalah kejutan kedua bagi Ebiet. Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi datang. Jokowi yang ditemani Kepala Bekraf Triawan Munaf memang sengaja menjadikan penampilan Ebiet sebagai penghentian pertama.

"Saya agak syok sebenarnya malam ini kedatangan Pak Jokowi. Ini sebuah kehormatan buat saya. Terima kasih pak," ujar Ebiet.

Seperti penonton lain, Jokowi pun ikut berdendang menyanyikan lagu-lagu Ebiet. Termasuk lagu Berita Kepada Kawan yang menjadi penutup konser Ebiet.



(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA