Harlan Boer Rilis Album Disertai Pameran Lukisan "Bila Lapar Melukis"

Cecylia Rura    •    15 Desember 2018 07:00 WIB
Harlan Boer
Harlan Boer Rilis Album Disertai Pameran Lukisan
Harlan Boer (Foto: dok. pribadi)

Jakarta: Harlan Boer, penyanyi dan penulis lagu indie rock pop folk asal Jakarta merilis album terbaru berjudul Bila Lapar Melukis. Harlan yang juga produser musik memperkenalkan karya musiknya dengan cara yang unik.

Karya musiknya diperkenalkan sejak 9 Oktober lalu dengan mengedarkan konten lagu seminggu sekali di situs Fungjai.com, layanan musik streaming asal Thailand. Harlan juga menjadi Fungjai Exclusive Artist pertama di situs tersebut.

Per minggu, konten lagu dirilis setiap hari Selasa disertai showcase di beberapa toko musik, coffee shop, serta ruang komunitas di Jakarta dan sekitarnya. Setiap merilis lagu, Harlan membuat lukisan sebagai artwork.

Pada akhir rangkaian showcase, 10 lagu yang telah diedarkan melalui platform digital dikemas menjadi album fisik dalam bentuk Compact Disc. CD dirilis dan didistribusikan Langen Srawa Records, indie label asal Tangerang. CD dijual seharga Rp50 ribu dan sudah mendapatkan button pin dan stiker.


CD BILA LAPAR MELUKIS (Dok. Langen Srawa)

Menutup showcase album Bila Lapar Melukis, Harlan mengadakan pesta peluncuran album yang disertai pameran lukisan. Harlan akan membawakan lagu dari album disertai beberapa lagu rilisan terdahulu seperti Sakit Generik (mini album, 2012), Suap Suap (singel, v/a Frekuensi Perangkap Tikus, 2012), Jajan Rock (mini album, 2013), Sentuhan Minimal (mini album, 2013), Cekcok (singel, v/a OST Music Inspired by Rocket Rain, 2013), Kopi Kaleng (mini album, 2015, hingga Operasi Kecil (album, 2017).

Dalam pesta peluncuran album dan pameran lukisan nanti, Harlan turut menghadirkan musisi tamu di antaranya Adink Permana (gitar, keyboard, bass), Stephanie Eka & Charita Utami (vokal), Aubrey Fanani (vokal, biola), Dave Leopard (drum, perkusi), Ikin Kumel (harmonika), dan Ricky Virgiana (cello). Acara musik dibuka oleh Wahyu "Acum" dan band indie pop The Sweetest Touch.

Pameran lukisan Harlan Boer yang akan ditampilkan adalah karya yang dilukis menggunakan cat akrilik di atas kanvas berukuran 12cm x 12cm, menyerupai ukuran sampul CD. Lukisan ini ditampilkan dalam bentuk solid black jewel case (kotak kemasan CD) sebagai frame. Tiap album akan memiliki lukisan yang berbeda.

Selain musisi tamu, Harlan menghadirkan seniman tamu di antaranya Anggun Priambodo, David Tarigan, Henry Foundation, Johanna Prakasa, Kubil Idris, Lina Nata, Marishka Sukarna, Mushowir Bing, Onx, The Popo, Reza "Asung" Afisina, Saleh Husein, Toma & Kako, Tita Djumaryo, dan Unggul Kardjono.

Pesta musik dan pameran lukisan akan diadakan pada Selasa, 18 Desember 2018 di ATIGA, Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta. Acara dipandu Indra Ameng sebagai show director dan kurator. Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Fungjai Indonesia, Langen Srawa Records, dan ATIGA.


 
(ELG)