Konser Boyzlife, Rindu Terbayar Meski Agak Mengecewakan

Sonya Michaella    •    22 Mei 2017 07:42 WIB
konser musik
Konser Boyzlife, Rindu Terbayar Meski Agak Mengecewakan
(Foto: Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Konser Boyzlife yang menghadirkan Brian McFadden, mantan personil Westlife dan Keith Duffy, personil Boyzone bisa dibilang sedikit mengecewakan.

Pasalnya, penonton yang berada di area Silver (berdiri) diajak maju ke depan mendekati panggung oleh salah satu personil Boyzlife, Keith Duffy. Akibatnya, penonton yang ada di barisan depan di mana mereka membayar tiket Gold, harus terpaksa terhalangi oleh penonton yang berdiri.

"Sangat mengobati rindu dan bernostalgia lagu-lagu Westlife dan Boyzone. Tapi kurang adil buat penonton yang duduk di barisan depan karena mereka tertutup penonton belakang yang diajak ke depan," kata Gina, seorang penggemar Westlife dan Boyzone ketika ditemui Metrotvnews.com usai konser, di Hotel Sultan Jakarta, Minggu 21 Mei 2017.

Kekecewaan penonton bertambah di penghujung konser, di mana ketika McFadden dan Duffy sedang bernyanyi medley lagu-lagu mereka, tiba-tiba sound mati. Membuat penonton yang sedang bergoyang dan bernyanyi pun langsung mendadak berhenti karena sound tiba-tiba mati.

"Kecewa sama panitia karena soundnya mati terus lebih dari lima kali. Tadi saya liat Boyzlife sampai protes ke belakang panggung," tutur Gina, salah satu penonton.

Untuk durasi konser, Gina, sebagai penggemar setia lagu-lagu boyband yang melejit di tahun 90-an ini pun agak kecewa. "Janjinya 90 menit tetapi cuma satu jam lebih dikit," ungkapnya.

Namun, secara keseluruhan, rindu penonton terhadap lagu-lagu Westlife dan Boyzone lumayan terobati.

Dibuka dengan lagu World of Our Own  milik Westlife, McFadden dan Duffy sukses membuat penonton berdendang bersama. Di penghujung konser, mereka menyanyikan medley lagu-lagu Westlife dan Boyzone seperti Flying Without Wings, No Matter What, Season In The Sun  dan masih banyak lagi.


(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA