Ikke Nurjanah akan Gelar Tur di Amerika

Agustinus Shindu Alpito    •    18 Agustus 2016 20:23 WIB
dangdut
Ikke Nurjanah akan Gelar Tur di Amerika
Jumpa pers Ikke Nurjanah (Foto: Metrotvnews/Shindu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyanyi dangdut Ikke Nurjanah akan menggelar tur dangdut di Amerika Serikat pada 1-15 September 2016.

Perempuan yang memiliki nama asli Hartini Erpi Nurjanah ini akan menyambangi tiga kota, yaitu Washington D.C, Philadelphia, dan New York.

Ini bukan kali pertama Ikke menyambangi negeri Paman Sam. Pada tahun 2009 dia sempat menebar virus dangdut di sana. Bahkan, Ikke diundang menjadi pembicara soal musik dangdut di Pittsburgh University.

Dalam lawatannya kali ini, Ikke kembali akan mempresentasikan pengetahuan seputar musik dangdut di universitas yang sama. Ikke akan melakukan bedah buku berjudul Diary Dangdut Ikke Nurjanah di hadapan civitas akademia Pittsburgh University.

“Dari enam tahun lalu, Pittsburgh University memanggil saya untuk mempresentasikan musik dangdut, itu bentuk penghargaan terhadap dangdut,” ujar Ikke dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, pada Kamis (18/8/2016).

Acara bedah buku itu juga melibatkan Professor Andrew Weintraub, doses Departemen Musik Etnik di Pittsburgh University. Weintraub pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1984, dia melakukan penelitian terhadap musik Sunda, wayang purwa, dan wayang golek.

Setelah menyandang gelar profesor, Weintraub kembali datang ke Indonesia khusus untuk meneliti musik dangdut. Hasilnya adalah sebuah buku berjudul Dangdut Stories yang dipublikasikan Oxford University Press, pada 2005.

Agenda Ikke bukan saja presentasi dan konser, dia akan melakukan kolaborasi dengan musisi jalanan di kawasan Times Square, New York.

Lawatan Ikke ke Amerika Serikat didukung penuh oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Menurut Bekraf, dangdut sangat potensial untuk dipasarkan secara internasional.

“Harus ada cara bagaimana dangdut jadi konsumsi dunia. Bukan konsumsi masyarakat Indonesia yang ada di sana (luar negeri).”

“Itu tantangan bagi pelaku musik dangdut, untuk membuat dangdut mendunia. Dimulai dari apa yang dilakukan Ikke Nurjanah,” ujar Ricky Pesik, Wakil Kepala Bekraf.


(ELG)