September Ceria, Lagu Ikonik Pengiring Bulan Penuh Harapan

Agustinus Shindu Alpito    •    20 September 2016 12:38 WIB
musik
September Ceria, Lagu Ikonik Pengiring Bulan Penuh Harapan
(Foto: (Foto: Metrotvnews.com / A. Shindu Alpito)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bulan September menginspirasi para musisi untuk melahirkan karya lagu, di antaranya lagu bertajuk September dari Earth, Wind & Fire, dan lagu Indonesia berjudul September Ceria.

Kata "September" diambil dari bahasa Latin, "septern," yang berati tujuh. Dalam kalender Roma kuno, September adalah bulan ketujuh dari sistem penanggalan periodik sepuluh bulan. Bulan pertama dalam kaleder itu adalah Maret. Dalam perkembangannya, Januari dan Februari masuk menjadi bulan pertama dan kedua. Hal itu membuat September bergeser ke posisi urutan bulan kesembilan.

Pada 2015, Metrotvnews.com sempat mengonfirmasi soal proses kreatif lagu September Ceria kepada penulis lagu James F. Sundah.

(Baca:
Lewat Lagu Astaga, Andien Ajak Masyarakat Peduli Sesama)

Sebagaimana diketahui, September Ceria diciptakan James dan dinyanyikan oleh Vina Panduwinata. Lagu itu menjadi begitu ikonik dan seolah sebagai lagu tema hari-hari di bulan September.

"Biasanya saya mulai menciptakan lagu dari tema, melihat sekeliling, merasakan sesuatu atau dari cerita. September Ceria tercipta ketika saya merasa dalam satu tahun ada satu bulan yang unik, bulan yang menjadi lambang berbagai hal. Bulan yang dari kemarau panjang, hingga akhirnya mulai musim hujan. Contohnya tahun ini, badai asap yang enggak kelar (merujuk pada masalah kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan, pada 2015), waktu bulan September mulai teratasi karena mulai hujan. Seperti ada harapan baru," kata James.

(Baca:
Kisah di Balik Penciptaan Lagu September Ceria)

Apa yang dikatakan James sesuai dengan bait pertama September Ceria. Lirik "Pada pucuk kemarau panjang yang bersinar menyakitkan, kau datang menghantar berjuta kesejukan," kata James, menyuratkan harapan baru di bulan September.

September Ceria dirilis pada 1982. Hingga saat ini, 34 tahun sejak lagu itu diperdengarkan ke publik pertama kali, September Ceria masih memikat untuk didengar.


Lihat Video:
Konser Amal 'Indonesia In Harmony' untuk Bangun Pendidikan di NTT




(DEV)