Simak Aksi Panggung Barasuara dalam Taifun Tour 2016

Agustinus Shindu Alpito    •    03 Mei 2016 10:12 WIB
barasuara band
Simak Aksi Panggung Barasuara dalam Taifun Tour 2016
(Foto: Barasuara)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Aksi panggung yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah grup musik. Barasuara, adalah salah satu band yang cukup sering menyuguhkan penampilan unik dan memberi kejutan-kejutan di atas pentas, termasuk dalam rangkaian Taifun Tour 2016 yang hadir di enam kota.

Dalam rangkaian konser Taifun Tour 2016, Barasuara memiliki aksi panggung yang telah dipersiapkan secara khusus. 


(Foto: Davian Akbar)

Grup yang terdiri dari Iga Massardi (vokalis, gitaris), TJ Kusuma (gitaris), Puti Chitara (vokalis), Asteriska (vokalis), Marco Steffiano (drummer), dan Gerald Situmorang (bassist) ini melibatkan pemain drummer tambahan, Enrico Octaviano.


(Foto: Davian Akbar)

Enrico merupakan adik dari Marco Steffiano yang baru menyelesaikan studi musik di Musicians Institute, Los Angeles. Dalam Taifun Tour 2016, Enrico melakukan duet bersama sang kakak. Keputusan Barasuara menghadirkan dua drummer bukan tanpa alasan.

"Kalau drum dua, kebetulan di lagu-lagu Barasuara memang ada yang pakai dua drum saat rekaman,” jelas Iga Massardi, dalam wawancaranya dengan Metrotvnews.com, Senin (2/5/2016).

Khusus dalam rangkaian penutup Taifun Tour 2016 yang akan digelar di Gudang Sarinah, Jakarta, pada 15 Mei, Barasuara tidak hanya menghadirkan dua drummer, tetapi juga tiga pemain brass section plus pemain synthesizer.

"Dengan membawa drummer tambahan, pemain keyboard synthesizer, brass section, itu akan memperkaya secara suara. Contohnya, kami membayangkan di Api dan Lentera, kami berpikir suara gitar bisa diganti trombon misalnya, lalu kami coba dan kalau terdengar bagus kami pakai,” lanjut Iga.

Melibatkan pemain tambahan bukan satu-satunya hal menarik dalam Taifun Tour 2016. Seluruh personel Barasuara dapat memainkan lebih dari satu instrumen musik, hal itu mereka pamerkan dalam tur ini. Drummer Marco Steffiano memainkan instrumen bass di lagu Mengunci Ingatan. Posisi drummer yang ditinggalkan Marco lantas diisi oleh Enrico.

Aksi tukar posisi juga terjadi di lagu Taifun, vokalis Puti Chitara juga menjajal posisi bassist yang biasanya dipegang Gerald Situmorang. Sedangkan Gerald, menjadi gitaris di lagu Taifun.


(Foto: Davian Akbar)

Barasuara juga memanfaatkan tur ini sebagai ajang memperkenalkan lagu baru mereka, Samara. Dengan nuansa rock yang kental, lagu Samara yang terinspirasi dari sebuah kota itu terdengar energik.

Dari segi tata visual, Taifun Tour 2016 melibatkan seniman visual Isha Hening yang menampilkan interpretasi lagu-lagu Barasuara dalam wujud digital visual yang terpampang di LED latar panggung.

Taifun Tour 2016 menyisakan lima kota, yaitu Malang (4 Mei 2016), Surabaya (6 Mei 2016),  Solo (10 Mei 2016), Bandung (13 Mei 2016), dan Jakarta (15 Mei 2016). Dalam konser pembuka tur di Yogyakarta, pada Senin (2/5/2016), Barasuara berhasil menjual habis tiket pertunjukkan mereka dan menghimpun lebih dari 800 orang penonton.


(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA