Paduan Suara Indonesia Juara Umum di Spanyol

Antara    •    02 November 2016 16:30 WIB
musik indonesia
Paduan Suara Indonesia Juara Umum di Spanyol
Batavia Madrigal Singers (Foto: bataviamadrigalsingers.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers (BMS) pimpinan Avip Priatna, kembali mengharumkan nama Indonesia. Mereka menjadi Juara Umum di ajang kompetisi paduan suara internasional 48th Tolosa Choral Contest di kota Tolosa, Spanyol.

"Saya merasa terharu karena BMS dan Indonesia bisa mengukir sejarah sebagai paduan suara Indonesia pertama yang meraih juara umum di kompetisi Tolosa ini," ujar Avip Priatna, dirigen group BMS yang tampil pada 28 Oktober hingga 1 November 2016.

Dia mengharapkan pada European Grand Prix tahun 2017 mendatang juga dapat memenangkannya.

Selain sebagai juara umum, penghargaan yang berhasil diperoleh  BMS adalah Juara Pertama kategori Polyphony serta Juara Pertama kategori Basque Songs & Popular Music /Folklore.

Berbalut kostum bernuansa NTT, BMS tampil membawakan lagu-lagu dengan beragam latar belakang. Lagu Benggong yang berasal dari daerah Manggarai, NTT dan lagu Hentakan Jiwa serta lagu karya komposer muda Ken Steven ini dibawakan dengan tarian hasil koreografi Sonja Simanjuntak.

Selain lagu Indonesia, BMS membawakan lagu  antara lain Canticum Novum karya Ivo Antognini, Et Jaime Uniquement karya Jesús Egiguren, EhreSei Gott in der Höhe karya Felix Mendelssohn, Xoxo BeltzBat Banuen karya Karlos Gimenez dan Wade in de water karya Allen Koepke.

Kompetisi di Tolosa tahun ini diikuti paduan suara dari negara lain, seperti Norwegia, Taiwan, Lituania, Kolombia, Slovenia, Italia, Jerman, Kuba, Spanyol, Hungaria, Belanda, Latvia, Inggris, dan Swedia.

Kompetisi Tolosa Choral Contest  merupakan salah satu kompetisi paduan suara tersulit yang tergabung dalam European Grand Prix in Choral Singing (EGP). Babak grand final EGP di tahun mendatang akan  mempertemukan para juara umum di tahun berjalan dari enam kompetisi yang terafiliasi di dalamnya.

Selain kompetisi Tolosa, kompetisi internasional lain yang tergabung di dalam EGP adalah International Guido d'ArezzoPolyphonic Contest (Arezzo,Italia) Béla Bartók International Choir Competition (Debrecen, Hungaria).

Selanjutnya International Choral Competition Gallus (Maribor, Slovenia), FlorilègeVocal de Tours (Tours, Perancis), dan International May Choir Competition Prof G. Dimitrov (Varna, Bulgaria).

Dengan kemenangan BMS sebagai juara umum, BMS akan bertanding kembali pada babak final EGP 2017 melawan para pemenang juara umum kompetisi EGP tahun ini yang menuntut standar kemampuan serta artistik yang sangat tinggi dari pesertanya.

Selain berlaga di ajang kompetisi, BMS juga tampil serangkaian konser di kota di sekitar Tolosa antara lain di  Beasain, San Sebastian dan Pamplona. Serta konser di kota Sevilla tanggal 3 November yang diorganisir Centro de Iniciativas Culturales de la Universidad de Sevilla (CICUS).

BMS merupakan kelompok paduan suara beranggotakan penyanyi dengan berbagai latar belakang suku, agama, usia dan pekerjaan. Ada ibu rumah tangga, marketing manager, guru, IT programmer, mahasiswa, dan lain sebagainya.




(ELG)

Sejarah Istilah Rambut Gimbal

Sejarah Istilah Rambut Gimbal

6 days Ago

Dari mana datangnya istilah rambut gimbal? Pertanyaan ini barangkali terlontar di kalangan peci…

BERITA LAINNYA