Aya Anjani, Putri Yockie Suryoprayogo Tak Mau Terpaku pada Satu Genre

Cecylia Rura    •    08 September 2018 19:19 WIB
Aya Anjani
Aya Anjani, Putri Yockie Suryoprayogo Tak Mau Terpaku pada Satu Genre
Aya Anjani (Foto: dok. manajemen aya anjani)

Jakarta: Sarah Anjani atau yang kini memakai nama panggung Aya Anjani merilis singrl Kucingku, bagian dari split singel Roman Romansa/Kucingku.

Roman Romansa bercerita tentang perjalanan batin seseorang dalam menceritakan perasaan cinta yang abstrak. Sementara Kucingku terinspirasi dari kelakuan konyol kucing peliharaan Aya.

Lewat perilisan lagu ini, Aya sebagai solois tidak ingin berada di satu jalur genre tertentu. Dia ingin bermusik, berjalan mengalir sesuai kebutuhan personal dan lagu.

"Saya berharap banyak orang mengerti saya sebagai Aya Anjani yang dapat menghasilkan karya berbeda namun tetap memiliki karakter kuat," kata Aya, putri bungsu Yockie Suryoprayogo dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id.

Untuk karya yang dikemas dalam single split ini, Aya ingin menampilkan irama bernuansa 80an dengan bunyi strings yang mengalun, membuat pendengar merasakan kegembiraan. Dia juga menawarkan bunyi-bunyian gitar dan kibor futuristik sebagai suntikan penyemangat di situasi penat.

Singel Roman Romansa dan Kucingku telah dirilis dalam bentuk video musik. Untuk Roman Romansa, Aya Anjani menggandeng Angga Gadutism, videografer sekaligus sutradara yang dikenal di media sosial lewat karya bernuansa mellow. Sementara di Kucingku menggandeng YouTuber Izzy (VNGNC), Mardial dan Kifurai. Untuk sampul rilisan, Aya Anjani berkolaborasi dengan Tiyan Muhammad dan Riandra Benita dengan sentuhan nuansa City Pop, musik pop Jepang era 80an.

Video musik Roman Romansa telah dirilis 9 Agustus 2018.



Untuk video musik Kucingku sudah dapat dinikmati sejak dirilis 7 September 2018.



(ELG)