Majalah Musik Legendaris NME Berhenti Cetak

Cecylia Rura    •    10 Maret 2018 09:09 WIB
musik
Majalah Musik Legendaris NME Berhenti Cetak
Sampul majalah NME (Foto: via bbc)

London: Majalah musik asal Inggris New Musical Express (NME) dikabarkan berhenti cetak. Media mingguan yang telah mengabarkan berita seputar musik selama 66 tahun ini akan lebih fokus menyiarkan kabar terkini lewat media daring NME.com.

Dilansir dari laman BBC, pihak penerbit Time Inc di Inggris memilih untuk berhenti memproduksi edisi cetak NME lantaran kenaikan biaya produksi dan pasar iklan yang 'sulit'.

Oleh sebab itu, pihak NME akan lebih fokus menjaring pembaca lebih luas melalui media daring.

Majalah NME pertama kali terbit pada 1952. Beberapa bintang dunia yang sempat menjadi sampul depan majalah musik asal Inggris ini antara lain David Bowie, Oasis, Dua Lipa, Amy Winehouse dan Sam Smith.

Situs NME.com baru diluncurkan pada 1997. Versi majalah kemudian dijual gratis sejak September 2015. Edisi terakhir majalah mingguan NME rilis pada 9 Maret 2018.

Di Indonesia peristiwa serupa juga menerpa industri media cetak, khususnya yang memfokuskan diri pada dunia hiburan. Majalah musik ternama Rolling Stone Indonesia juga memutuskan berhenti cetak pada akhir Desember 2017. Sebelumnya, majalah Hai yang juga kerap membahas musik memutuskan tak lagi menerbitkan versi cetak dan beralih ke media daring.

 


(ELG)