Lagu In The End Milik Linkin Park Mendadak Kembali Populer

Purba Wirastama    •    21 Juli 2017 22:43 WIB
linkin park
Lagu In The End Milik Linkin Park Mendadak Kembali Populer
Chester Bennington (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah mendengar kabar kematian Chester Bennington, barangkali Anda akan mengingat lagu-lagu Linkin Park terdahulu yang berhubungan dengan konsep selesai. Misalnya, In The End.

Anda tidak sendiri. Setidaknya demikian yang direkam oleh salah satu mesin pencari daring, Google. Mulai Jumat dini hari, 21 Juli 2017, data Google Trends Indonesia mencatat kenaikan tren penggunaan frasa 'in the end' sebagai kata kunci penelusuran.

Tren ini mencapai puncak dalam rentang pukul 7 hingga 10 WIB, lalu perlahan menurun setengah hingga petang. Permintaan paling banyak datang dari Sulawesi Utara, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Bali, serta Banten.

Beberapa penggunaan kata kunci terkait yang juga meningkat hari ini antara lain chester, bennington, rip, numb lyrics, crawling lyrics, serta sejumlah judul lagi lain. Bahkan ada permintaan pencarian yang secara eksplisit menyebut 'in the end lirik terjemahan'.

In The End merupakan singel Linkin Park paling populer di AS menurut versi Billboard. Lagu berasal dari album debut Hybrid Theory, yang menampilkan duet vokal Chester dan Mike Shinoda. Penggalan lirik paling mudah diingat adalah bagian refrain ketika Chester menyebut, "but in the end, it doesn't even matter".

Albumnya sendiri sukses secara komersial. Hingga tahun 2010, album ini mendapat sertifikasi Diamond karena terjual lebih dari 11 juta di wilayah AS.

Chester meninggal dalam usia 41 tahun di Los Angeles pada Kamis 20 Juli 2017 waktu setempat. Dia ditemukan gantung diri Palos Verdes Estates, tepat di hari ulang tahun Chris Cornell, sahabatnya, yang meninggal dengan cara serupa di hotel Detroit pada Mei lalu. Chester meninggalkan seorang istri dan enam orang anak.




(ELG)