Gitaris Giant Step Albert Warnerin Tutup Usia

Agustinus Shindu Alpito    •    23 Agustus 2016 06:00 WIB
musik
Gitaris Giant Step Albert Warnerin Tutup Usia
(Foto: Twitter)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gitaris grup progresif rock Giant Step, Albert Warnerin, tutup usia. Kabar duka ini tersebar di media sosial Facebook dan Twitter.

“RIP Albert Warnerin (Giant Step, The Philosophy Gang of Harry Roesli) Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya,” kicau Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Triawan juga pernah bergabung dalam grup Giant Step, bersama salah satu legenda musik Benny Soebardja.

Jurnalis dan pengamat musik Denny MR, saat dihubungi Metrotvnews.com menjelaskan bahwa Albert telah lama menderita sakit stroke. Dia meninggal pada Senin (22/8/2016), pada pukul 21:15 WIB.

“Almarhum Albert orangnya sangat humble. Sekitar awal sampai pertengahan 80-an, aktif di panggung rekaman. Seorang dengan permainan cepat dan akurat. Meski lebih dikenal sebagai gitaris tetap GIant Step dan Gang of Harry Roesli, permainan gitarnya bisa didengar di banyak rekaman album musisi rock Bandung. Saat itu musisi di sana sangat mudah bergabung atau membantu proyek lain di luar bandnya. Jadi sosok Albert merepresentasikan sebagian wajah musik Kota Kembang sebenarynya,” jelas Denny.

Menurut buku Musisiku yang dirilis Penerbit Republika, nama Albert Warnerin konon singkatan dari “Allah Berkati Terus Warga Negara Indonesia.

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan almarhum pengamat musik Denny Sakrie, pada tahun 2014, disebutkan bahwa Benny Soebardja sempat merencanakan reuni Giant Step. Sayangnya, hingga kepergian Albert rencana itu tak kunjung terlaksana.

Semasa hidupnya, Albert juga sempat tergabung dalam grup musik Big City Blues. Sebuah grup yang didirikan oleh Donny Suhendra. Pada era akhir 1990-an, Big City Blues sempat diperkuat drummer Gigi, Gusti Hendy.

“Terakhir Albert aktif di Jakarta Big City Blues Breaker. Saya terakhir bertemu (Albert) di sekitar kantor Rolling Stone ketika wawancara untuk artikel perjalanan karier Giant Step. Saat itu sudah terlihat sakit-sakitan, tetapi dia memaksakan datang sendirian,” kenang Denny.


(DEV)