Album Tribute to Efek Rumah Kaca Diedarkan, Gratis

Agustinus Shindu Alpito    •    18 Juli 2016 10:54 WIB
efek rumah kaca band
Album Tribute to Efek Rumah Kaca Diedarkan, Gratis
(Foto: Dokumentasi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 14 band dan penyanyi terlibat dalam album kolektif bertajuk Tribute to Efek Rumah Kaca. Sesuai judulnya, album itu berisi lagu-lagu Efek Rumah Kaca yang dibawakan ulang dengan berbagai gaya aransemen.

Album itu digagas oleh Creative Commons Indonesia dan Ripstore, diedarkan secara gratis melalui https://www.ripstore.asia/netlabelday.

14 band dan penyanyi yang terlibat dalam album ini adalah Salma Nurul & Muhammad Ilham (Laki-laki Pemalu), O.K Bro (Cinta Melulu), Tashoora (Desember), Antartika x Sociophonic (Sebelah Mata), Sungai (Jalang), Nailtriple (Mosi Tidak Percaya), Fiersa Basari (Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa), Puti Chitara (Cipta Bisa Dipasarkan), Elliona (Kamar Gelap), Karnivulgar (Di Udara), Jionara (Jangan Bakar Buku), LastElise (Laki-laki Pemalu), Hamzah Bagja Kusuma (Menjadi Indonesia), Christabel Annora (Desember).

Dalam keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com, pihak Ripstore.Asia menjelaskan bahwa proyek kolektif non-profit ini lahir dari upaya mengapresiasi Efek Rumah Kaca.

Sebanyak 65 karya aransemen ulang dari 23 lagu Efek Rumah Kaca diterima pihak penyelenggara pada periode 14 Juni - 14 Juli 2016. Total partisipan program ini sebanyak 63 orang yang terdiri dari penyanyi dan band, berasal dari 17 kotamadya dan 8 kabupaten di Indonesia.

Lagu-lagu yang terpilih masuk dalam album Tribute to Efek Rumah Kaca merupakan hasil keputusan juri yang terdiri atas Efek Rumah Kaca dan beberapa pelaku industri musik. Secara mendasar, terdapat empat elemen dasar yang menjadi tolak ukur penilaian, yaitu teknis rekaman, pemilihan dan penguasaan alat musik, ketepatan improvisasi, dan preferensi juri dari latar belakang mereka masing-masing.

Selain dirilis secara gratis, penyelenggara berencana menggelar konser album ini di Jakarta. Namun, belum ditentukan tanggal pasti untuk acara tersebut. Rilisan fisik format CD atau kaset album ini rencananya akan diedarkan bagi mereka yang mengikuti program urun dana.


(DEV)