Antisipasi Insiden Afgan Terulang, Promotor Prambanan Jazz 2018 Lakukan Ini

Elang Riki Yanuar    •    07 Maret 2018 14:02 WIB
prambanan jazz
Antisipasi Insiden Afgan Terulang, Promotor Prambanan Jazz 2018 Lakukan Ini
Afgan saat tampil di Prambanan Jazz 2017 (Foto: medcom/shindu)

Jakarta: Kejadian tak mengenakkan sempat terjadi ketika Afgan tampil di Prambanan Jazz tahun lalu. Tak mau peristiwa sama terulang, pihak promotor melakukan perubahan untuk Prambanan Jazz 2018.

Tahun lalu, Afgan mencurahkan kekecewaannya di Instagram karena merasa dianaktirikan. Dia seharusnya dijadwalkan tampil pada pukul 20.00 WIB, tapi baru naik panggung pada pukul 22.00 WIB. Sementara musisi asing dijadwalkan tampil di waktu yang sama.

Alhasil, Afgan yang sudah berada di atas panggung diminta panitia untuk membatalkan penampilannya. Melihat penggemar yang sudah jauh-jauh datang untuk melihatnya, Afgan tetap berada di panggung untuk menyanyi. Namun, ketika membawakan lagu keempat lampu panggung dimatikan. Afgan pun menyebut perlakuan ini sebagai sebuah pengusiran. Promotor sendiri sudah melakukan permintaan maaf kala itu.

Klarifikasi Promotor Prambanan Jazz Terkait Pernyataan Afgan

Diakui CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas S Alimi, indisen yang dialami Afgan menjadi pelecut baginya. Agar kejadian tidak terulang, Anas merekrut Asthie Wendra sebagai show director. Pengalaman Asthie yang banyak menangani konser besar diharapkan Anas membuat Prambanan Jazz 2018 berjalan sesuai waktu. Apalagi, dia sudah merasakan tangan dingin Ashtie di dua konser yang dibuat Rajawali Indonesia sebelumnya.

"Peristiwa itu menjadi evaluasi besar bagi kami. Jangan sampai itu terjadi lagi. Bagaimana kenyamanan artis, penonton dan semuanya bisa terakomodir dengan baik," ujar Anas kepada Medcom.id di komplek Candi Prambanan, Sleman Yogyakarta.

"Maka dari itu kami menggandeng show director handal yang terbiasa menangani konser-konser luar negeri dan konser besar. Itu konser La La Land dan Dream Theater kemarin. Itu betul-betul tepat waktu. Ini yang membuat kami yakin Prambanan Jazz tahun ini berjalan lancar," lanjutnya.

Prambanan Jazz 2018 akan digelar pada 17-18 Agustus 2018. Musisi luar negeri yang akan tampil adalah Diana Krull dan Boyzone. Sedangkan musisi dalam negeri yang sudah dipastikan tampil yaitu, HiVi, Letto, The Rain, Java Jive, Rendy Pandugo, Iwa K, Fariz RM, Monita, Tompi, Jikustik, GIGI, Yura Yunita, Sierra Sutedja, Stars and Rabbit dan Barasuara. Masih ada sejumlah musisi yang belum bisa diumumkan.

"Tahun ini ada dua panggung. Dari sore akan dipakai dua-duanya. Kali ini kami benar-benar concern soal manajemen waktu itu. Insyaallah akan berlangsung dengan baik dan tertib," ujarnya.

Tiket Prambanan Jazz akan mulai dijual pada 14 Maret 2018. Tiket reguler daily pass festival show dijual dengan harga Rp300 ribu, sedangkan untuk tiga hari sekaligus lebih murah menjadi Rp750 ribu.

Tiket special show hari pertama akan dijual mulai Rp400 ribu hingga Rp1,25 juta; hari kedua tiket special show dijual mulai Rp750 ribu hingga Rp5 juta; tiket special show hari ketiga dijual mulai Rp600 ribu hingga Rp2,5 juta. Tahun ini, khusus tiket special show sudah termasuk tiket harian.


 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

4 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA