John Legend Berharap Kemenangan Trump Picu 'Revolusi Musik'

Elang Riki Yanuar    •    02 Desember 2016 13:36 WIB
john legend
John Legend Berharap Kemenangan Trump Picu 'Revolusi Musik'
John Legend (Foto: reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: John Legend kecewa dengan hasil Pemilihan Presiden Amerika yang menetapkan Donald Trump sebagai pemenang. Meski begitu, pelantun All of Me ini tetap menaruh harapan.

John Legend berharap kemenangan Donald Trump akan menciptakan revolusi musikan dan menginspirasi musisi menciptakan lagu-lagu hebat. John coba menyamakan situasinya ketika tahun 60-70-an di mana kreativitas musik melonjak akibat situasi di Amerika.

"Perang Vietnam dan perjuangan hak-hak sipil (pada tahun 1960-an) merupakan era keemasan bagi musik soul, rock dan folk. Mungkin hal itu akan terjadi lagi, tapi mudah-mudahan dia (Donald Trump) tidak mendorong kita pada kekacauan setelah era itu usai," ujar John Legend seperti dikutip Contactmusic.

Pandangan politik Donald Trump memang dianggap berbahaya. Dalam kampanyenya, dia pernah bertekad melarang warga Muslim masuk ke Amerika. Dia juga pernah menyebut imigran Meksiko sebagai pelaku kekerasan seksual.

Akibat penyataan rasialis dan diskriminatif itu, Trump tidak banyak mendapat simpati dari selebritas Hollywood. Namun siapa sangka, Trump di luar dugaan berhasil mengalahkan Hillary Clinton.

"Pesan utama kampanyenya Trump ialah 'kita butuh membuat Amerika putih kembali'. Tapi dia menyebutnya 'kita butuh membuat Amerika hebat kembali.' Tapi semua tanda yang dia kirimkan adalah, masalah sesungguhnya dari negara ini ialah orang-orang kulit hitam dan cokelat," terang John Legend.

Sebelum Pilpres, banyak selebriti Hollywood sesumbar akan meninggalkan Amerika jika Trump terpilih menjadi presiden. John Legend pun mempertimbangkan opsi pindah ke tempat lain suatu saat nanti.

"Aku akan terus mempertimbangkan pilihanku (pindah negara)," ucapnya.


(ELG)