Penyanyi Bob Dylan Raih Nobel

Nur Azizah    •    13 Oktober 2016 22:08 WIB
musik
Penyanyi Bob Dylan Raih Nobel
Penyanyi sekaligus penulis lagu Bob Dylan (Foto:AFP)

Metrotvnews.com, Amerika: Penyanyi sekaligus penulis lagu Bob Dylan meraih penghargaan Nobel. Lagu ciptaan Dylan dianggap memiliki nilai sastra tinggi sekaligus menerapkan tradisi Amerika.

Sekretaris Akademi Swedia, Sara Danius mengatakan, Dylan adalah penyair yang besar dalam tradisi berbahasa inggris yang baik. "Karyanya dengan Penyair Yunani Kuno, Homer dan Sappho satu garis,” kata Danius seperti dikutip dari CNN, Kamis (13/10/2016). 

Meski Dylan mengaku tidak pernah menjadi penulis sastra, namun karyanya selama lima dekade ini selalu konstan.

Danius memuji seluruh karya Dylan, yang paling ia kagumi adalah album Blonde yang keluar tahun 1966. Menurutnya, di sana banyak contoh irama yang brilian. 

Penghargaan ini tentu akan menjadi kejutan bagi beberapa orang. Sebelumnya, sebuah artikel yang diterbitkan di New Republic pada 6 Oktober itu menulis: "Siapa yang Akan Menang 2016 Penghargaan Nobel dalam Sastra.  Bukan Bob Dylan, itu sudah pasti?"

Pada saat itu, Dylan diberi peluang 50 banding satu dalam taruhan Ladbrokes untuk memenangkan hadiah. Para petaruh lebih memfavoritkan penulis Jepang Haruki Murakami, novelis Amerika Philip Roth dan penulis Kenya Ngugi wa Thiong’o.

Penghargaan yang diterima Dylan pasti akan disambut Legiun, penggemar Dylan di seluruh dunia.

Dylan lahir di Robert Aellen Zimmerman di Duluth, Minnesota pada tahun 1941. Pria berusia 75 tahun itu mulai merilis album pertamanya ‘Bob Dylan’ pada tahun 1962.  

Sejak itu, dia mengumpulkan 10 Grammy Awards, termasuk Album of the Year, satu Golden Globe dan satu Academy Award.

Pada tahun 2008, ia memenangkan Pulitzer Prize karena syairnya berdampak pada musik populer dan budaya Amerika. Lagi-lagi, lagu Bob kuat akan lirik yang puitis.

Dia menjadi pemenang 108 penghargaan sastra paling bergengsi di dunia.



(ALB)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA