Stereocase Melaju lewat Album Colors

Agustinus Shindu Alpito    •    04 September 2017 10:57 WIB
musik indonesia
Stereocase Melaju lewat Album Colors
(Foto: IST)

Metrotvnews.com, Jakarta: Grup rock alternatif Stereocase baru saja merilis album Colors, pada akhir bulan Agustus 2017. Sebuah album yang semakin membuktikan kematangan Stereocase dalam bermusik, dan juga sebagai sebuah kesatuan.

Saat ini, Stereocase hanya menyisakan dua personel, yaitu kakak-beradik Fadli dan Iqif.

“Album ini menandai kembalinya Stereocase yang ingin terus berkarya dengan jujur walau apapun yang terjadi,” ujar Fadli, melalui keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com.

Sementara itu, Iqif menilai bahwa album Colors  adalah bukti kreativitas Stereocase yang kian terasah meski tinggal menyisakan dua orang.

“Dan sekaligus menegaskan juga bahwa kita kini tampil dengan format baru yang lebih kreatif, eksploratif, easy listening  namun tetap mengusung konsep full band dengan sentuhan yang fresh,” lanjut Iqif.

Ide pembuatan album Colors  sendiri sudah ada sejak 2015. Namun baru tahun 2017 eksekusi pembuatan album secara penuh dapat dilakukan. Stereocase sebenarnya sempat vakum selama dua tahun. Baru pada akhir 2015 mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan band itu dengan format dua personel.

Dalam proses pengerjaannya, Fadli dan Iqif dibantu sejumlah kolaborator. Para kolaborator itu adalah Widi Puradiredja (Maliq & D’Essentials), Adhe Arrio, Neonomora, Iga Massardi (Barasuara), Jones (Neurotic), Shotgun Dre (Onar, Art of Tree), Sara Salim (Un Soiree), dan Dimasz Joey.

Widi terlibat dalam penulisan singel Tabu  dan Bila. Sedangkan Adhe Arrio bersama-sama memproduksi dalapan lagu yang ada di dalam album ini, sekaligus mengisi bagian synthesizer, keyboard & gitar.

Penyanyi perempuan Neonomora mengisi vokal dalam lagu All Night Long. Sedangkan Iga Massardi mengisi bagian gitar dalam lagu berjudul Do. Jones mengisi bagian syntesizer bass juga dalam lagu Do.

Penyanyi rap Shotgun Dre mengisi bagian rap dalam lagu Malam. Sara Salim berperan sebagai penyanyi latar pada lagu Kau Selalu Ada, dan Dimasz Joey mengisi bass dalam lagu Stereopeople.

Proses rekaman dan penulisan materi album ini memakan waktu selama enam bulan, antara 2015-2016. Kemudian disempurnakan pada 2017.

“Secara proses penulisan lagu justru tidak terlalu menjadi masalah. Somehow, kami cukup nyambung di banyak aspek, jadi proses song writing cukup lancar. Mungkin kesulitannya itu akhirnya kami jadikan tantangan seperti yang dibahas sebelumnya, yaitu proses take instrument. Tapi justru tantangan itu malah lebih membuat album ini lebih berwarna karena kami jadi lebih bisa eksplorasi bareng dengan kolaborator-kolaborator yang sudah kami sebutkan sebelumnya,” kata Fadli.

Fadli dan Iqif juga mengungkapkan dalam proses penggarapan album, mereka cukup terinspirasi dari sederet grup dan musisi luar negeri, antara lain LCD Soundsystem, Chk Chk Chk, Tame Impala, Chet Faker, dan Pharrell Williams.


(DEV)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

3 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA