Kelompok Penerbang Roket akan Menggelar Tur Australia

Agustinus Shindu Alpito    •    21 April 2017 11:13 WIB
kelompok penerbang roket
Kelompok Penerbang Roket akan Menggelar Tur Australia
KPR (Foto: dok. Decky Arizal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kelompok Penerbang Roket (KPR) akan menggelar tur Australia. Tidak hanya sendirian, grup asal Bandung, Mooner, juga turut serta dalam tur bertajuk Berita Angkasa Tour itu.

KPR dan Mooner akan berada di Australia selama lima hari untuk tampil dalam tiga acara, pertama pada 5 Mei di Cherry Bar, 6 Mei di Rye, dan 7 Mei di festival musik Cherry Rock 2017.

"Setelah bermain di Cherry Rock 2016 bersama The SIGIT, saya melihat respons yang sangat positif dari audience dan pelaku industri di Melbourne. Kemudian pada akhir tahun 2016, saya mendapatkan e-mail dari Cherry Rock yang meminta rekomendasi band rock Indonesia lagi. Setelah saya kirimkan beberapa materi dari band-band Indonesia, mereka memilih Kelompok Penerbang Roket dan Mooner," ujar bassist Mooner yang juga frontman The SIGIT, Rekti Yoewono.

Bagi KPR, tampil di Cherry Rock menjadi gerbang pembuka untuk melebarkan lagi sayap karier mereka.

"Semoga juga bisa membuka portal baru, scene musik Australia dan Indonesia, negara yang sebenarnya sangat berdekatan tapi budayanya sangat berbeda ini," kata John Paul Patton alias Coki, bassist sekaligus vokalis KPR.

KPR juga menyiapkan jadwal wawancara dengan media massa Australia, dan kolaborasi bersama label rekaman asal Melbourne, Sacred Blue Records.

Mooner (Foto: Hasbi Sipahutar)

Dalam tur itu, KPR akan membawakan materi baru dari album mini yang akan dirilis mendatang. Sedangkan Mooner, akan memperkenalkan materi-materi dari album debut, Tabiat, yang baru dirilis 20 April lalu.

"Harapan saya korespondensi dengan Cherry Rock akan berlanjut ke tahun-tahun mendatang. Saya sudah mengirimkan materi lagu dari band-band Indonesia lainnya dan mereka tertarik dengan ide mengembangkan hubungan baik ini ke tingkat yang selanjutnya. Saya berharap akan ada band Indonesia lainnya yang bermain di Cherry Rock setiap tahun, begitu juga semakin banyak band rock Australia yang bisa bermain di Indonesia," tutur Rekti.




(ELG)

Giring

Giring "Nidji," Keputusan Vakum dan Visi Politik

6 hours Ago

Setelah lima belas tahun Bersama Nidji, Giring Ganesha mengambil keputusan besar untuk vakum.

BERITA LAINNYA