The S.I.G.I.T Ramaikan Malam Tahun Baru di Semarang, Rekayasa Lalin Diberlakukan

Mustholih    •    28 Desember 2017 18:19 WIB
konser musikthe sigitperayaan tahun baru
The S.I.G.I.T Ramaikan Malam Tahun Baru di Semarang, Rekayasa Lalin Diberlakukan
The S.I.G.I.T (Foto: Antara)

Semarang: Pemerintah Kota Semarang bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan protokol pada saat perayaan malam Tahun Baru 2018. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tidak terganggu sejak jelang hingga akhir perayaan pergantian akhir tahun di Kota Semarang.

"Pada malam pergantian tahun, sejumlah rekayasa lalu lintas diberlakukan di beberapa titik jalan protokol Kota Semarang," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 28 Desember 2017.

Pada malam tahun baru di Kota Semarang, titik keramaian utama diperkirakan bakal terjadi Taman Tabanas, Tugu Muda, Simpang Lima, Balai Kota dan Pantai Marina. Demi menghindari kemacetan parah, kata Hendrar Prihadi, Pemerintah Kota Semarang bakal menutup Jalan Pandanaran menuju Simpang Lima mulai dari perempatan MUgas, Semarang.

Penutupan jalan dilakukan sejak pukul 20.00 WIB Minggu, 31 Desember 2017 hingga Senin pukul 03.00 WIB, 1 Januari 2018. "Dengan adanya penutupan ini, maka Jalan MH. Thamrin mulai dari Simpang KFC sampai Kampung Kali diberlakukan dua arah. Jalan Indraprasta dan Jalan Imam Bonjol juga akan diberlakukan dua arah," ujar Hendrar Prihadi menambahkan.

Selain itu, Jalan Pemuda yang melintang di depan Balai Kota Semarang mulai dari sisi depan Paragon Mal hingga Simpang Tugu Muda juga bakal ditutup. Mengingat, di kantor Wali Kota tersebut bakal digelar pentas musik akhir tahun yang dimeriahkan band rock asal Bandung, The S.I.G.I.T, Rockstar, Sangkala, The Corps Polda Band, dan OM Dewandaru.

Bagi pengendara yang ingin melintas dari Pasar Johar menuju Tugu Muda dapat melajukan kendaraannya melalui jalan Piere Tendean–Jalan Imam Bonjol–Tugu Muda. "Penutupan ini dilakukan terkait adanya perayaan di Simpang Lima, Balai Kota, dan Tugu Muda," jelasnya.

Sebaliknya, akses pengendara dari Tugu Muda menuju Pasar Johar bakal diarahkan melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan Tanjung–Jalan Pemuda–Pasar Johar. Hendrar Prihadi menghimbau bagi warga yang ingin merayakan malam Tahun Baru dapat tersebar di pinggiran Kota Semarang seperti Mijen dan Pedurungan. "Harapannya konsentrasi keramaian tidak hanya terjadi di pusat kota saja," ungkap Hendrar Prihadi.

 


(ELG)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

3 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA