Opera Bukan Hanya Budaya Barat

Putu Radar Bahurekso    •    16 April 2016 17:32 WIB
opera software
Opera Bukan Hanya Budaya Barat
Avip (Foto: Metrotvnews.com/Putu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertunjukan seni opera memang bukanlah hal yang biasa di Indonesia. Belum banyak pertunjukan opera yang ditampilkan di Indonesia.

Hal ini dikarenakan opera adalah sebuah karya seni yang tumbuh dan berkembang di negara-negara Eropa. Sehingga masyarakat Indonesia merasa kurang dekat terhadap seni aksi panggung ini.

“Opera ini menurut saya sebagai suatu puncak pencapaian dari musik klasik. Dan di sini masih banyak anggapan bahwa opera itu belum biasa,” ujar Avip Priatna, seorang konduktor dan direktur musik, saat diwawancara di Ciputra World, Jakarta.

Avip Priatna ikut serta terlibat dalam pertunjukan opera Carmen yang digelar di Ciputra Artrepreneur sebagai seorang konduktor untuk keseluruhan cerita. Menurut Avip, pemikiran bahwa opera adalah karya universal dan anggapan opera adalah karya barat sudah harus dikesampingkan.

“Kita tidak melihat opera ini sebagai suatu bentuk budaya barat, karena opera sendiri juga berkembang enggak hanya di Eropa. Di Asia dan di Eropa juga berkembang opera modern. Jadi opera harus dianggap sebagai suatu karya yang universal,” tutur Avip.

Avip menginginkan agar pertunjukan opera ini juga bisa dinikmati di Indonesia. Memang menurut Avip sendiri pun hal ini tidak mudah, namun kemunculan opera di tanah air juga bisa menjadi pembelajaran tersendiri.

“Untuk dapat menghasilkan suatu opera yang baik itu memang banyak sekali kendalanya. Butuh orang, butuh pemain, dan biaya yang banyak sekali tentunya,” ucap Avip.

“Bukan kita mau meniru, tapi keterampilannya itu yang kita resap dan kita pelajari,” pungkasnya.


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

3 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA