Jesse Rodriguez: Graffiti adalah Vandalisme jika Tanpa Izin

Putu Radar Bahurekso    •    15 April 2016 16:16 WIB
mural lukisan
Jesse Rodriguez: Graffiti adalah Vandalisme jika Tanpa Izin
Jesse Rodriguez (Foto: Metrotvnews.com/Putu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Graffiti adalah sebuah bentuk dari vandalisme. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang graffiti artist asal New York bernama Jesse Rodriguez atau dalam dunia graffiti dikenal dengan nama Sonic Bad.

Mungkin sekarang graffiti sudah bisa dikategorikan ke dalam seni. Tapi tidak saat awal-awal graffiti mulai hadir dan menjadi populer.

"Meskipun graffiti adalah sebuah seni, tapi tetap, graffiti adalah bentuk vandalisme. Karena kamu tidak memiliki izin untuk melakukannya. Tidak usah sampai melakukan graffiti, kamu coret-coret di tembok orang pakai pensil juga sudah termasuk vandalisme," tutur Jesse Rodriguez, di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Jesse juga menceritakan pengalamannya saat mulai tertarik pada dunia graffiti.

"Saya memulai sebagai seorang graffiti writer, lalu kemudian sebutannya berubah menjadi graffiti artist. Saya suka membuat graffiti di kereta atau di sekitar subway. Karena subway dan kereta banyak digunakan orang, maka jadi banyak yang lihat karyamu," ceritanya.

“Banyak para graffiti artist yang ditangkap polisi pada saat itu. Bahkan, ada yang dipukuli saat beraksi hingga beberapa dari mereka meninggal. Dulu para graffiti artist dalam melakukan graffiti itu suka mencuri cat semprot dan melakukannya di fasilitas umum," lanjutnya.

Seiring perkembangan zaman dan perubahan keadaan, kini sudah tidak banyak graffiti yang dilakukan dengan menggunakan cat semprot curian dan melakukannya di fasilitas umum seperti kereta.

"Sekarang graffiti sudah bisa dikatakan seni karena sudah tidak dilakukan dengan cat semprot curian dan sudah tidak banyak yang melakukan di fasilitas umum. Bahkan saya sendiri sekarang sudah sering diminta untuk melakukan graffiti, jadi sudah dikasih izin,” ujarnya.

"Jadi kalau kamu melakukannya di tempat umum tanpa izin, itu vandalisme," pungkasnya.

 
(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

3 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA