Wawancara Eksklusif Regina, Vokalis Baru Geisha

Cecylia Rura    •    30 Juli 2018 09:00 WIB
indonesia musik
Wawancara Eksklusif Regina, Vokalis Baru Geisha
Formasi terbaru Geisha dengan vokalis Regina Poetiray (Foto: Facebook Geisha)

Belakangan, nama Regina Poetiray mulai diperbincangkan. Gadis berusia 19 tahun yang akrab disapa Ena itu kini berperan sebagai vokalis band Geisha, menggantikan Momo. 

Regina melewati jalan berliku untuk sampai di titik saat ini. Dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang memang hobi bernyanyi. Sulung dari dua bersaudara berdarah Ambon dan Solo-Tionghoa itu mencoba lebih dari sekedar hobi untuk urusan musik.

Anugerah suara emas Regina terus terasah dari waktu ke waktu. Awalnya, Regina hanya bernyanyi untuk gereja. Debut karier profesional Regina dimulai ketika mengikuti ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2016. Saat itu usianya masih 17 tahun. Beberapa panggung festival musik bergengsi juga dicicipi kemudian oleh Ena yang kini tercatat sebagai mahasiswi London School of Public Relations itu. 

Sebelum bersama Geisha, Regina lebih dulu bergabung dengan Jazz D'Gospel bersama para musisi senior seperti Cendy Luntungan, Harry Anggoman, Oele Pattiselanno, Adi Prasodjo, Fanny Kuncoro, Yuan Mamangkey dan sang ayah Reggy Poetiray.

Memegang posisi sentral di Geisha tentu bukan hal mudah. Lebih-lebih, Geisha terlanjur identik dengan Momo. Tapi apa boleh buat, show must go on. Ditinggal Momo yang sudah belasan tahun bersama memang bukan hal mudah bagi Geisha, tetapi menyerah sama saja dengan mengubur apa yang sudah mereka bangun selama ini.

Saya mencoba menemui langsung Regina di kantor besar Geisha, Musica Studios yang terletak di Pancoran. Mencoba untuk menggali lebih dalam bagaimana Regina menyikapi peran barunya yang tidak mudah. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya kami bertemu. Menghabiskan sore dengan cerita-cerita yang sebelumnya tidak terdengar.


Wawancara ekslusif Medcom.id dengan Regina Poetiray (Foto: Musica Studios/Hafizh Weda)

Sebelum bergabung dengan Geisha, apakah Regina memang menggeluti musik pop?

Sebenarnya enggak. (Lebih ke)jazz juga cuma lebih ke soul funk. Ya, jazz juga sih, bukan pop sebenarnya. Jadi, ini benar-benar keluar dari comfort zone, seru-seru.

Bagaimana cara Regina beradaptasi dengan gaya musik yang baru dan berbeda dari referensi musik Regina sebelumnya?

Karena kalau nyanyi pop tuh bisa dibilang paling susah, harus mendalami arti liriknya. Memang harus main rasa. Kalau nyanyi funk jazz cuma main groove doang istilahnya kita menyanyi, ya okelah asyik-asyik aja dan dengan notasi jazz-jazz itu. Kalau nyanyi pop lebih serius. Lebih dapet rasanya.
 
Apa kesan pertama terhadap Geisha sebelum dan sesudah bergabung?

Pas pertama kali tahu Geisha gitu, band ini kayaknya, lagu-lagunya galau semua. Geisha terkenal lagunya galau semua. Pas tahu, ternyata memang ada lagu-lagu lain kayak Cukup Tak Lagi, Ku Yang Pertama. Sebelum gabung di Geisha paling yang aku tahu Lumpuhkanlah Ingatanku. Paling galau banget ya.

Saat sudah bergabung, apa ekspektasi Regina?

Geisha yang sekarang lebih fresh. Memang dari logo baru, font baru, style packaging Geisha lebih fresh dan kekinian gayanya. Enggak kayak yang sebelumnya. Kalau sekarang lebih milenial lah. Ngikutin aku sih sebenarnya. Ha-ha-ha. Karena mungkin kan, masih muda aku, maksudnya mengikuti jadi lebih fresh.


Formasi baru Geisha dengan Regina (tengah) sebagai vokalis (Foto: Dok. Musica Studios)

Ada hal menarik saat peluncuran singel Kering Air Mataku beberapa waktu lalu. Regina tampil dengan memainkan synthesizer. Apakah ini akan menjadi karakter baru Geisha dengan vokalis yang juga memainkan instrumen?

Iya. Mainnya chord keyboard. Sound-nya electric piano. Iya, (sekarang) ada instrumen.

Sejak kapan mulai bermain piano?

Dari kecil main piano, dari umur 6 apa 7 tahun. Cuma masih main-main. Fokusnya waktu umur 13-14 tahun.

Sebagai seorang penyanyi, apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan?

Mungkin lebih ke perasaan. Menyampaikan perasaan.

Dengan pekerjaan baru sebagai vokalis band, apakah masih akan tetap meneruskan proyek solo?

Itu sih pastinya. Untuk sekarang lebih fokus ke Geisha dulu karena pingin fokus menghasilkan karya-karya bareng Geisha. Geisha dulu lah!

Bagaimana cara Regina membagi waktu antara kuliah dengan pekerjaan?

Pertama-tama masih keteter. Ya, memaksimalkan waktu yang ada.

Saat ini usia terbilang muda, 19 tahun, apakah akan tetap berprofesi sebagai penyanyi dalam jangka panjang?

Ke depan pastinya enggak cuma jadi penyanyi doang. Kepingin membuat sekolah musik. I really hope so.



 


(ASA)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

6 days Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA